test
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Perekrutan Pantarlih Dimulai Bulan Ini, Berikut Jadwalnya

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bulungan, dalam waktu dekat akan membuka pendaftaran Panitia Pemutahiran Data Pemilih (Pantarlih) untuk pemilu tahun 2024.

Komisioner KPU Bulungan, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Hasnadi saat dikonfirmasi mengatakan, jadwal penerimaan berkas administrasi untuk perekrutan Pantarlih berlangsung pada 13-19 Juni 2024.

Hal itu dia sampaikan, mengacu pada Keputusan KPU Nomor 638 tahun 2024. Lebih rinci dia jelaskan, penerimaan pendaftaran pantarlih dimulai pada 13-19 Juni 2024.

Tahapan selanjutnya, penelitian administrasi dimulai pada 14-20 Juni 2024. Pengumuman hasil seleksi pantarlih itu pada 21-23 Juni 2024.

“Kemudian dilanjutkan pengumuman hasil seleksi pantarlih pada 23 Juni 2024 dan dilanjutkan pelantikan pada 24 Juni 2024,” ucap Hasnadi saat ditemui di kantor KPU Bulungan, Rabu (5/6/2024).

Perekrutan Pantarlih sendiri, kata dia dilakukan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat desa kelurahan.

“Masa kerja pantarlih ini hanya satu bulan,” ucapnya.

Mereka dilantik pada 24 Juni 2024 sampai dengan 25 Juli 2024 masa kerja selesai. KPU Bulungan saat ini belum bisa memastikan kebutuhan pantarlih untuk pilkada tahun ini, mengingat saat ini rapat koordinasi (rakor) dengan KPU RI di Jakarta masih berlangsung hingga 7 Juni 2024.

“Kita belum bisa fikskan berapa kebutuhan pantarlih di Bulungan. Karena hasil rakor data ini masih sampai 7 Juni ini. Masing-masing KPU Kabupaten dan Kota masih presentasi di sana (Jakarta red) terkait TPS ini,” ulasnya.

Kebutuhan pantarlih di Kabupaten Bulungan, kata dia dimungkinkan berkurang dibandingkan pada pemilu lalu. Hal itu, berkaitan dengan berkurangnya jumlah TPS pada pemilu lalu.

Diketahui, jumlah TPS di Kabupaten Bulungan pada pemilu lalu mencapai 484, sementara hasil rakor KPU Bulungan di Tarakan beberapa waktu lalu pemetaan TPS itu berkurang mencapai 313 TPS.

“Dan data itu yang kita bawakan pada rakor di Jakarta,” tutupnya.(tin)

Editor: Yusva Alam

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER