
BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mulai menyusun Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025-2029 sebagai acuan dalam merancang kebijakan kependudukan yang terarah dan berkelanjutan.
Dokumen tersebut disiapkan untuk memastikan perkembangan jumlah penduduk dapat sejalan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said, mengatakan penyusunan peta jalan tersebut menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan sekaligus peluang pembangunan pada masa mendatang.
Ia menyebut, Berau saat ini memiliki potensi bonus demografi yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong pertumbuhan daerah.
Ia menjelaskan, bonus demografi merupakan kondisi ketika jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan kelompok usia nonproduktif.
Kondisi ini, kata dia, dapat menjadi modal penting bagi pembangunan apabila didukung dengan peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, keterampilan, serta ketersediaan lapangan kerja yang memadai. “Bonus demografi harus menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru jadi tantangan di masa depan,” ujarnya.
Said menambahkan, perkembangan berbagai sektor di Berau, mulai dari ekonomi, investasi, pariwisata hingga pembangunan infrastruktur, turut memengaruhi dinamika kependudukan. “Ini bisa berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat dan kebutuhan layanan dasar yang harus diantisipasi sejak dini,” pungkasnya. (adv)


