spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Mengenal Pelita Air, Maskapai yang Kabarnya Buka Penerbangan di Bandara Juwata

TARAKAN – Banyak publik yang penasaran tentang Pelita Air, maskapai yang dikabarkan akan membuka penerbangan di Bandara Juwata.

Lantas, siapa pemilik Pelita Air dan seperti apa sejarah dari pesawat tersebut? Simak ulasannya berikut ini.

Nama Pelita Air sempat ramai diperbincangkan pada Desember 2023 lalu, menyusul adanya informasi mengenai ancaman bom sebelum take off atau lepas landas.

Namun informasi tersebut tidaklah benar, dan hanya berupa candaan dari seorang penumpang yang berada di dalam pesawat penerbangan IP 205 dengan nama Surya Hadi Wijaya, seat number 14A.

Maskapai Pelita Air juga ramai diperbincangkan setelah adanya kabar merger maskapai penerbangan pelat merah yakni Garuda Indonesia (GIAA), Citilink, dan Pelita Air yang semua pemiliknya yakni BUMN.

Menteri BUMN Erick Thohir pun menjamin, merger tiga maskapai penerbangan pemerintah itu tidak akan berdampak pada perubahan segmen pasar pada masing-masing perusahaan.

Pemilik atau pengelola maskapai Pelita Air merupakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pertamina Persero.

Pendirian Pelita Air berawal dari kebutuhan Pertamina untuk mendukung kegiatan eksplorasi, eksploitasi, kargo, serta transportasi migas dan atau personel.

Baca Juga:   Pengurus Prabowo Mania 08 Kaltara Bakal Dilantik Hari Ini

Awalnya pada 1963, Pertamina membuat departemen layanan udara yang disebut Pertamina Air Service. Selang beberapa tahun, tepatnya pada 24 Januari 1970, divisi tersebut resmi dipisah menjadi perusahaan tersendiri dengan nama PT Pelita Air Service. Hingga 2024, Pelita Air diketahui telah melayani 12 rute penerbangan di seluruh wilayah Indonesia.

Dilansir dari website Pelita Air, sejumlah keunggulan ditawarkan maskapai dengan warna dominan putih tersebut di antaranya.

  1. Memiliki Standar Keselamatan yang Tinggi

Perusahaan mengoperasikan armada pesawat modern yang dipelihara dan diperbarui secara berkala oleh mitra maintenance repair and operation terbaik di Indonesia, GMF. Maintenance pesawat Pelita Air sesuai dengan standar internasional yang disebut dengan IATA Operational Safety Audit (IOSA), yaitu standar global untuk audit keselamatan operasional maskapai penerbangan.

Perawatan  Pesawat oleh GMF mencakup beberapa jenis perawatan seperti perawatan rutin, perawatan preventif, perawatan korektif, dan perawatan prediktif, hal ini dilakukan  untuk memastikan standar keselamatan yang tinggi.

  1. Tersedia Meals on Board

Selama penerbangan berlangsung, penumpang akan dimanjakan oleh Pelita Air dengan diberikan roti yang lezat.

  1. Inflight Entertainment
Baca Juga:   Pedagang di Tarakan Keluhkan Kenaikan Harga Cabai

Tidak perlu khawatir akan merasa bosan saat terbang, Pelita Air memiliki layanan hiburan untuk kamu. Kamu bisa menikmati Starlight, program hiburan di dalam pesawat yang disediakan oleh maskapai penerbangan Pelita Air. Program ini menawarkan berbagai macam pilihan hiburan, seperti film, acara televisi, musik, vlog, dan podcast.

Penulis: Ade Prasetia

Editor: Yusva Alam

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER