spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

LPJ Bupati Bulungan: Sektor Ekonomi di Bulungan Tumbuh Sebesar 4,60 Persen

TANJUNG SELOR – DPRD Bulungan mengadakan rapat paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LPJ) Bupati bulungan tahun 2023, Senin (25/3/2024).

Mengawali nota pengantar LPJ, Bupati Bulungan Syarwani menyampaikan apresiasi dan rasa hormat  kepada seluruh pihak yang telah bekerjasama dalam menyukseskan penyelenggaraan pemilu 2024.

“Sehingga pelaksanaan pemilu kita di Bulungan dapat berjalan tertib, damai, dan kondusif,” ungkap Syarwani.

Kata dia, hal ini merupakan wujud kedewasaan berpolitik yang menunjukkan adanya perbedaan pilihan, tetapi tidak menimbulkan perpecahan atau sengketa di kalangan masyarakat.

Pada November mendatang, juga akan dihadapkan pada tahapan pemilihan kepala daerah atau pilkada serentak se-Indonesia.

“Saya  berharap, antusiasme dan tingginya partisipasi masyarakat harus diteruskan sampai pilkada mendatang. Sehingga dapat terpilih kepala daerah terbaik bagi Kabupaten Bulungan dan Kaltara,” tukasnya.

LKPJ kepala daerah tahun 2023 merupakan laporan yang ketiga masa penyelenggaraan pemerintahan bupati bulungan dan wakil bupati bulungan  periode 2021-2026. Penyusunan  LKPJ mengacu kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD Bulungan tahun 2021-2026, serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah atau RKPD tahun 2023.

Baca Juga:   Berharap Performa Bankkaltimtara Meningkat, Bupati Bulungan Ingin PAD Optimal

Karena merupakan bagian daripada perwujudan atas kewajiban konstitusional seorang kepala daerah. Sebagaimana yang diamanatkan  dalam pasal 69 ayat 1 UU Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

Serta berdasarkan peraturan pemerintah nomor 13 tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah dan peraturan menteri dalam negeri nomor 18 tahun 2020 tentang peraturan pelaksanaan peraturan pemerintah nomor 13 tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Mengawali penyampaian itu, Bupati Bulungan Syarwani memaparkan terkait dengan indikator makro pembangunan Kabupaten Bulungan. Dikatakan, sektor ekonomi di Bulungan tumbuh sebesar 4,60 persen.

Perkembangan PDRB menurut hasil perhitungan perekonomian Kabupaten Bulungan pada tahun 2023 masih didominasi oleh lapangan usaha yang berbasis pada sumber daya alam.

“Sumbangsih utamanya dari sektor pertambangan dan pertanian,” ucap Syarwani.

Sementara, jumlah seluruh nilai tambah yang tercipta akibat kegiatan ekonomi PDRB di Bulungan pada tahun 2023 sebesar 25,58 triliun. Angka ini tergolong meningkat dari tahun 2022 yakni sebesar 24,22 triliun.

Baca Juga:   Seleksi di Lingkup Pemkab Bulungan, Mengerucut Jadi Tiga Nama

Dari total PDRB Bulungan tersebut sekitar 31,05 persen berasal dari nilai tambah pertambangan dan penggalian, 3 sektor lainnya tertinggi pada PDRB atas dasar harga berlaku tahun 2023 antara lain pertanian, kehutanan dan perikanan jumlahnya mencapai 16,6 persen.

Selanjutnya ditopang oleh sektor industri pengolahan 12,42 persen, serta konstruksi 11,98 persen. Adapun nilai PDRB per kapita per tahun atas dasar harga berlaku pada tahun 2023 tercatat sebesar 161,83 juta rupiah.

“Alami peningkatan dari tahun 2022 yang hanya sebesar 155,53 juta rupiah,” pungkasnya. (tin)

Editor: Yusva Alam

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER