TANJUNG SELOR – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 13 Desa yang ada di Kabupaten Bulungan dijadwalkan pada Desember 2025.
Persiapan demi persiapan tengah dilakukan oleh panitia seleksi di tingkat desa, bersama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bulungan.
Kepala DPMD Bulungan, Sigit Raharjo mengungkapkan tahapan pilkades tengah berjalan sampai dengan saat ini. Adapun, mengenai anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah daerah lewat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bulungan dari DPMD Bulungan gambarnnya kisaran Rp 300 juta.
Mengingat, saat ini anggarannya masih di usulkan lewat APBD perubahan. “Sebenarnya lewat APBD murni sudah dianggarkan, tapi karena efisiensi sehingga sejumlah anggaran itu dipangkas. Sebenarnya pelaksanaan pilkades itu dijadwalkan pada Januari 2025, lalu,” kata sigit kepada wartawan, Kamis (28/8/2025).
Penundaan itu, disampaikannya lewat edaran resmi dari Menteri keuangan terkait dengan efisiensi anggaran. Juga dulunya mempertimbangkan jika terjadinya dua putaran pada pelaksanaan pilkada.
Dan lewat APBD Perubahan anggaran pilkades gambarannya digelontorkan kurang lebih Rp 300 juta.
“Itu baru nominal kasar ya, karena nanti pelaksanaan pilkades ini ditanggung lewat dua sumber anggaran, pertama lewat APBD anggaran DPMD dan APBDes, jadi ada dua sumber anggaran,” katanya.
Nilai APBDes itu ditetapkan masing-masing desa dan nilai anggaran mereka juga variatif tergantung kebutuhan.
“Yang kita tanggung selama ini yakni kotak suara, bilik suara dan honorer bagi panitia Kabupaten serta biaya pengiriman logistik dari Kabupaten ke tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS),” tuturnya.
Menyoal honorer, operasional konsumsi tiap desa itu sepenuhnya ditanggung oleh APBDes. “Tiap desa mempunyai variabel tersendiri dalam mematok anggarannya, yang jelas angkanya di atas 50 juta,” tandasnya.(*)
Penulis: Martinus
Editor: Yusva Alam


