TARAKAN – Jemaah haji asal Kalimantan Utara (Kaltara) dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 6 dan 7 Mei 2026. Keberangkatan dilakukan dalam dua kelompok terbang (kloter) dengan total 489 jemaah. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tarakan, H. Asmawan, mengatakan kloter pertama akan diberangkatkan pada 6 Mei 2026 dengan jumlah 356 jemaah.
“Kloter pertama berangkat tanggal 6 Mei dengan jumlah 356 orang,” kata Asmawan, saat ditemui di Tarakan, Rabu (21/1/2026).
Sementara itu, kloter kedua dijadwalkan berangkat sehari setelahnya, yakni pada 7 Mei 2026, dengan jumlah 133 jemaah. “Untuk kloter kedua berangkat tanggal 7 Mei dengan jumlah 133 jemaah, sehingga total jemaah haji Kaltara tahun ini sebanyak 489 orang,” ujarnya.
Asmawan menjelaskan, keberangkatan jemaah haji Kaltara tahun ini dibagi menjadi satu kloter penuh dan satu kloter gabungan dengan provinsi lain.
Seluruh jemaah yang diberangkatkan wajib menyelesaikan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp55,5 juta serta dinyatakan memenuhi syarat istito’ah kesehatan. Namun saat ini, baru 172 jemaah haji yang melunaskan pembayaran. “Semua jemaah yang berangkat sudah melunasi BPIH dan telah dinyatakan istito’ah dari sisi kesehatan,” jelasnya.
Dia menambahkan, sebelum keberangkatan, jemaah telah mengikuti rangkaian manasik haji serta pemeriksaan kesehatan secara rutin yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan. “Manasik sudah kita laksanakan dan pemantauan kesehatan jemaah terus dilakukan agar kondisi jemaah tetap terjaga sampai hari keberangkatan,” tuturnya.
Untuk mendukung pelaksanaan ibadah haji, setiap kloter akan didampingi oleh petugas haji yang terdiri dari pembimbing ibadah dan petugas kesehatan. “Petugas haji sudah disiapkan untuk mendampingi jemaah sejak berangkat sampai kembali ke tanah air,” pungkas Asmawan.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


