spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jelang Iduladha 2024, Masyarakat Mulai Borong Hewan Kurban

TARAKAN – Sebulan menjelang hari raya Iduladha 1445 Hijriah, hewan kurban di Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara) mulai diborong masyarakat. Salah satunya, Sudarmin, warga Tarakan yang memborong sapi sebanyak 7 ekor.

Dia mengatakan, sapi-sapi tersebut dipesan untuk keperluan kurban Masjid Nurul Ishlah yang berada di Gunung Lingkas, Kecamatan Tarakan Timur.

“Sapi-sapi ini sengaja diborong jauh-jauh hari, karena punya peluang untuk memilih karena banyak stok,” ucapnya saat ditemui di lokasi pembelian hewan kurban di Gang Lili Pasir Putih,” Senin 29 April 2024.

Tiap tahunnya, dia rutin membeli sekitar 7 hingga 11 ekor sapi untuk keperluan kurban di masjid.

“Kadang 11 ekor. Karena ada juga jamaah yang bawa sendiri di masjid. Kalau disini minimal 7 bisa sampai 10 ekor. Tahun lalu 9,” katanya.

Menurutnya, harga hewan kurban tahun ini masih sama dengan tahun lalu. Dimana per ekornya seharga Rp 24 hingga 25 juta.

Sementara itu, peternak sapi bernama Suginto atau akrab disapa Pak Soleh mengatakan, pihaknya telah mendatangkan sejumlah sapi untuk persiapan Iduladha 1445 Hijriah. Sapi-sapi tersebut didatangkan dari luar Kalimantan Utara seperti Gorontalo.

Baca Juga:   Kaleidoskop Cuaca dan Iklim Sepanjang Tahun 2023, Suhu Terpanas di Tarakan Capai 35 Derajat Celcius

Terkait harga sapi tahun ini, lanjutnya, mengalami penurunan imbas Covid-19 yang mulai mereda.

“Malah turun. Kalau kemarin kan agak susah sapinya. Ini kan covid sudah diatasi,” kata dia.

Adapun harga sapi yang dia jual berada dikisaran Rp 20-90 juta. Sapi termahal berjenis Limousin seharga Rp 90 juta.

“Ada juga yang harga Rp 45, 35, 37, dan 22 juta. Jadi macam macam. Terendah masih ada yang Rp 18 juta,” ungkapnya.

Soleh mengatakan, pihaknya juga akan mendatangkan sapi jenis Limousin sebanyak 10 ekor untuk memenuhi permintaan para pejabat. Menurutnya, sapi jenis Limousin banyak diminati oleh para pejabat di Kaltara.

Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER