TANJUNG SELOR – Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pusat melakukan peninjauan lokasi tempat pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) bertempat di lantai 1 Kantor Guburnur Kaltara, Kamis (22/9/2025).
Komisioner KPI pusat, Muhammad Hasrul Hasan saat dikonfirmasi menjelaskan, hasil tinjauan lokasi CAT sudah terbilang memadai, baik dari kapasitas maupun ketersediaan komputer dengan daya tampung mencapai ratusan peserta.
“Kami sangat mengapresiasi kesiapan tim seleksi (timsel) KPID Kaltara, termasuk dengan pemilihan tempat yang cukup memadai,” ucap Muhammad Hasrul Hasan, kala disua awak media.
Mengenai skema CAT itu sendiri, kata dia kerahasiaan soal menjadi yang paling utama. Bahkan, timsel sekalipun tidak mengetahui soal itu karena sumbernya langsung dari KPI pusat.
“Jadi, soal itu akan dimasukan oleh KPI pusat yang akan menjadi pertanyaan untuk peserta nantinya saat CAT. Nah di aplikasi ini juga akan kelihatan nanti nilai-nilai peserta itu akan langsung mereka bisa tahu, mereka dapat berapa dan sebagainya. InsyaAllah soal nilai hasilnya kita pastikan transparan, namun untuk soalnya kita pastikan bahwa tidak akan kemana-mana. Bahkan timsel pun tidak mengetahui soalnya karena langsung dikirim dari KPI pusat dan langsung ke sistem,” tuturnya.
Soal pasing grade atau batas nilai minimum saat CAT, kata Hasan itu nantinya ditetapkan oleh timsel Kaltara.
“Nanti akan disepakati oleh timsel, berapa passing grade atau nilai terendah yang akan diakomodir. Tentu ada batasannya, misalkan nilai 60 dari 100 soal, maka angka itu yang akan ditetapkan dan di bawah nilai itu dianggap gugur atau tidak dapat mengikuti tahapan selanjutnya, begitu kira-kira simulasinya,” tuturnya.
Setelah peninjauan ini, ada beberapa hal yang masih akan terus dipersiapkan, tapi kuncinya pada alur koordinasi baik antara Timsel dengan KPI pusat maupun dengan pemerintah daerah.
“Kita akan terus berbenah dan berkoordinasi, guna menyempurnakan segala persiapan hingga pada saat penetapan anggota timsel terpilih nantinya. Intinya kita akan terus berkoordinasi dalam memperbaiki segala sesuatu hal yang kita anggap perlu,” ulasnya.
Sementara itu, Ketua Timsel KPID Kaltara, Jupri menambahkan daya tampung lokasi CAT itu sebanyak 100 peserta, dan jumlah itu terbilang sangat ideal dengan kebutuhan dan jumlah pendaftar KPID Kaltara.
“Saya rasa ini sangat bagus sekali. Melihat tempat dan keandalan komputer InsyaAllah sudah memadai,” kata Jupri.
Segala sesuatu yang berkaitan dengan aspek persiapan seperti jaringan listrik dan hal lainnya, timsel telah mengantisipasi dan mempersiapkan dengan maksimal.
“Itu sudah kita siapkan, dan harapannya mudah-mudahan tidak menuai hambatan atau kendala berarti pada saat pelaksanaan nantinya,” tandasnya.(*)
Penulis: Martinus
Editor: Yusva Alam


