spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

DPRD Kaltara Dukung Penggabungan Berau Ke Kaltara

TANJUNG SELOR – Adanya rencana penggabungan Berau ke Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menarik perhatian berbagai pihak. Salah satunya, Ketua Komisi I DPRD Kaltara, Ainun Farida.

Ia mengaku menyambut baik rencana penggabungan Berau ke Provinsi Kaltara. Sebab, dinilainya berimplikasi baik. “Dari dewan prinsipnya mendukung, artinya wilayah administrasi kita (Kaltara, red) semakin luas,” ujarnya.

Menurutnya, Kabupaten Berau memiliki banyak keunggulan dan potensi yang menjanjikan. Terlebih dari sektor pariwisata. “Geliat perekonomian, pengembangan dan pelestarian seni budaya dan pembangunan infrastruktur,” tuturnya.

Berdasarkan penyampaian kajian akhir, ada sejumlah ketimpangan dari sisi Kaltara, sebagai calon induk Berau ke depan. Namun, Kaltara juga memiliki potensi menjanjikan dengan berbagai mega proyek yang tengah berjalan saat ini.

Meski masih banyak ketimpangan dari beragam sisi, namun ke depan Kaltara akan semakin berkembang dengan masuknya mega proyek KIHI dan PLTA. “Mega proyek ini akan mendorong dan mendongrak roda perekonomian daerah,” katanya.

Ainun Farida memahami, jika salah satu faktor keraguan Berau menyambut ajakan Kaltara berupa postur APBD yang tergolong kecil. Terlebih, nominal APBD Kaltara berada di bawah nominal APBD Berau.

Baca Juga:   Tersangka Kasus Penyalahgunaan Dana Hibah untuk Pengolahan Limbah B3 Penuhi Panggilan Polda Kaltara

“Tapi ke depan APBD ini bisa jauh lebih besar, seiring dengan masuknya investasi di Kaltara,” paparnya.

Kendati demikian, jika dilihat dari sisi geografis antara Kaltara dan Berau cukup berdekatan. “Jadi upaya untuk menggabungkan Kabupaten Berau ke Kaltara merupakan ajakan yang tepat, tinggal kesepakatan,” pungkasnya. (tin/and)

Editor: Andhika

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER