Dorongan Layanan Malam di Perpustakaan Bulungan, Disambut dengan Inovasi Kafe Buku

TANJUNG SELOR – Dorongan publik agar Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan membuka layanan pada malam hari kini tengah menjadi bahan pertimbangan serius.

Aspirasi tersebut muncul melalui perwakilan rakyat yang duduk di kursi legislatif DPRD Bulungan.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan, Hairul, menegaskan bahwa persoalan utama bukan semata-mata pada jam pelayanan, melainkan pada bagaimana menghadirkan inovasi dan kreativitas untuk menjamin kenyamanan pengunjung.

“Saya sering bilang, kita buka siang saja pengunjung jarang yang datang, apalagi kalau malam hari. Dengan kondisi dan risiko saat ini, terutama soal pengamanan yang belum maksimal, maka perlu penataan dan strategi yang baik,” kata Hairul, Senin (8/9/2025).

Sebagai langkah konkret, pihaknya berencana menghadirkan Kafe Buku, sebuah fasilitas baru yang menyediakan minuman dan aneka camilan di area perpustakaan. Kafe tersebut akan dibuka pada malam hari dengan konsep ruang nyaman dan aman, serta diberikan secara gratis untuk masyarakat.

“Namanya Kafe Buku. Jadi nanti kita buka, tempatnya kita gratiskan, lalu dilengkapi fasilitas yang nyaman, aman, dan insyaallah memadai,” ujarnya.

Selain Kafe Buku, perpustakaan juga menyediakan fasilitas baca buku gratis, akses wifi gratis, serta layanan buku digital. Pihaknya juga akan menggandeng para pelaku UMKM, agar dapat berkolaborasi dalam penyediaan produk yang ditawarkan.

Hairul menambahkan, upaya ini sejalan dengan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang sudah berjalan. Program tersebut tak hanya meningkatkan akses literasi, tetapi juga berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan keterampilan.

“Beberapa pelatihan sudah kami buat, mulai dari membuat kerajinan hingga kuliner. Harapannya, keberadaan perpustakaan dapat turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Seiring berjalannya waktu, pembenahan juga terus dilakukan, baik di halaman maupun di ruang perpustakaan. Salah satunya dengan pencacahan ulang seluruh koleksi buku, yang kini disinkronisasikan antara data manual dan sistem digital.

“Untuk pelayanan di luar perpustakaan, kami juga membangun kerja sama dengan UMKM, agar manfaatnya lebih luas dirasakan masyarakat,” tandas Hairul.(*)

Penulis: Martinus
Editor: Yusva Alam

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER