spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Disdikbud Gelar Lomba Kreativitas Komunitas Belajar, 26 Gugus Sekolah se-Kabupaten Bulungan Terlibat

TANJUNG SELOR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bulungan menggelar lomba kreativitas komunitas belajar pada satuan Pendidikan di Bulungan beberapa waktu lalu.

Ada 26 gugus sekolah se-Kabupaten Bulungan yang dilibatkan. Momentum ini masih dalam rangkaian hari pendidikan yang bertepatan pada 2 Mei 2024 lalu.

Dalam kegiatan ini dihadiri Bupati Bulungan Syarwani, Sekretaris Daerah, Rusdianto serta pimpinan perangkat daerah Kabupaten Bulungan.

Saat pembukaan itu, Bupati Bulungan Syarwani, mengapresiasi gelaran acara tersebut, karena baru kali pertama diadakan. Kegiatan tersebut berlangsung di Taman Tenguyun, Halaman Kantor Bupati Bulungan.

“Saya mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini, halaman Kantor Bupati ini terbuka untuk siapa saja seluruh perangkat daerah, termasuk seluruh komunitas yang ada di Bulungan,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian daripada hasil kesepakatan bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan. Pembicaraan tersebut berkaitan dengan bagimana mengumpulkan 26 gugus sekolah dalam satu momen kegiatan, namun harus melalui mekanisme kompetisi.

Diharapkan, kegiatan tersebut dapat menumbuh kembangkan kompetensi sekaligus kompetisi antar gugus se-Kabupaten Bulungan. Serta bermuara pada peningkatan kreativitas serta inovasi pengajaran para guru, yang tentunya meningkatkan mutu pendidikan anak didik.

Baca Juga:   Pesan Kapolda Kaltara: Bijaksanalah Bermedsos Jelang Pemilu 2024!

Kegiatan ini merupakan gambaran semangat dalam memajukan Sumber Daya Manusia (SDM) generasi penerus di Kabupaten Bulungan. Dikatakan, mengembangkan dunia pendidikan di Bulungan merupakan tugas bersama tidak hanya oleh kalangan pemerintah daerah.

“Ini merupakan tanggung jawab bersama, bicara tentang pendidikan adalah bicara jangka panjang, mungkin anak SD, SMP yang kita didik hari ini 10 hingga 20 tahun yang akan datang baru akan kita lihat hasilnya,” ulas Syarwani.

Sehingga, jika pondasi yang dibangun hari ini keliru akan menjadi persoalan kemudian dalam menghadapi kompetisi yang semakin terbuka saat ini.

Meski demikian bupati sangat bersyukur dan mengapresiasi dengan terbentuknya 26 gugus sekolah se-Kabupaten Bulungan, hal ini merupakan bagian dari inovasi pendidikan yang tidak ditemui di semua wilayah di Indonesia.

Ditambahkan keberadaan gugus ini merupakan bagian dari inovasi pendidikan, tidak semua wilayah di Indonesia menerapkan ini.

“Terutama para guru dan pengajar jangan sampai Gaptek (Gagap Teknologi) harus melek teknologi,” tandasnya. (tin)

Editor: Yusva Alam

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER