TANJUNG SELOR – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DPKP) Provinsi Kalimantan Utara menggelar Pelatihan Pendamping Pekarangan bersama Bhabinkamtibmas dan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus). Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 9–11 September 2025 di Tanjung Selor.
Pelatihan ini bertujuan memperkuat peran Bhabinkamtibmas sebagai pendamping masyarakat dalam pemanfaatan pekarangan serta pengelolaan limbah rumah tangga menjadi produk bermanfaat.
Kepala Bidang Penyuluhan DPKP Kaltara, Nurbaya, menjelaskan sebanyak 41 peserta mengikuti kegiatan ini. Terdiri dari 31 Bhabinkamtibmas dari empat kabupaten se-Kaltara serta 10 Bakomsus dengan latar belakang pertanian.
“Jumlah peserta ada 41 orang, terdiri dari 31 Bhabinkamtibmas dan 10 Bakomsus jurusan pertanian,” ujar Nurbaya, Rabu (10/9/2025).
Selama pelatihan, peserta menerima berbagai materi, mulai dari pembuatan pupuk organik, budidaya maggot, hingga pengelolaan tanaman pekarangan. Selain teori, peserta juga melakukan praktik lapangan, salah satunya membuat pupuk bioenzim dari limbah makanan.
“Kita berikan materi, lalu langsung praktik di lapangan. Jadi tidak hanya teori, tetapi peserta bisa langsung mencoba,” jelas Nurbaya.
Ia menambahkan, ilmu yang diperoleh diharapkan dapat diaplikasikan Bhabinkamtibmas ketika mendampingi masyarakat desa, terutama dalam mengajarkan pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi produk yang bernilai.
“Limbah rumah tangga bisa dijadikan pupuk organik. Selain itu, juga bermanfaat di peternakan untuk mengurangi bau, bahkan bisa digunakan sebagai obat luka,” katanya.
Lewat pelatihan ini, ia berharap dapat meningkatkan pemahaman peserta sehingga mampu menularkan pengetahuan kepada masyarakat. (tin/and)
Reporter: Martinus
Editor: Andhika


