Bandara Juwata Tarakan Buka Posko Nataru, Tiket Pesawat Diskon hingga 14 Persen

TARAKAN – Bandara Juwata Tarakan mulai mengoperasikan Posko Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Udara Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Posko ini resmi berjalan sejak Kamis (18/12/2025) guna memastikan kelancaran, keamanan, dan keselamatan penerbangan selama periode libur akhir tahun.

Kepala Bandara Juwata Tarakan, Bambang Hartato menegaskan, penguatan koordinasi lintas instansi menjadi fokus utama dalam pengelolaan angkutan udara akhir tahun. Seluruh pihak diminta siap menghadapi berbagai potensi risiko yang kerap muncul pada masa peak season.

“Penekanannya adalah koordinasi dan kolaborasi secara masif, sehingga setiap pihak dapat menjalankan peran dan tanggung jawabnya masing-masing,” ujarnya.

Menurut Bambang, sejumlah hal yang perlu diantisipasi selama Nataru antara lain lonjakan penumpang, potensi gangguan cuaca, risiko keterlambatan penerbangan (delay management), serta kemungkinan dampak aktivitas gunung api terhadap jalur penerbangan. Seluruh skenario tersebut telah disiapkan langkah mitigasinya melalui posko terpadu.

Posko Nataru di Bandara Juwata dijadwalkan beroperasi mulai 18 Desember 2025 hingga awal Januari 2026, dengan rencana penutupan sekitar 4 atau 5 Januari. Selama periode tersebut, bandara juga mengantisipasi sejumlah potensi gangguan operasional, seperti lonjakan penumpang pada masa puncak liburan, cuaca ekstrem, potensi aktivitas gunung api, hingga manajemen keterlambatan penerbangan.

Selain penguatan operasional, pemerintah turut memberikan stimulus berupa diskon tarif tiket pesawat. Potongan harga berkisar 13 hingga 14 persen dan berlaku mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Dari sisi pergerakan penumpang, puncak arus mudik Nataru diperkirakan terjadi pada 23 Desember, sementara arus balik diprediksi berlangsung pada 3 hingga 4 Januari 2026. Meski demikian, pihak bandara menyatakan akan terus memantau dinamika di lapangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang secara real time.

Saat ini, penerbangan di Bandara Juwata Tarakan dilayani oleh sejumlah maskapai, di antaranya Lion Air, Batik Air, Citilink, Super Air Jet, dan AirAsia. AirAsia telah menambah frekuensi penerbangan menjadi empat kali dalam sepekan.

Sementara penerbangan perintis tetap beroperasi sesuai jadwal, guna menjaga konektivitas wilayah pedalaman Kalimantan Utara.

Secara keseluruhan, Bandara Juwata memprediksi pertumbuhan jumlah penumpang selama periode Nataru berada di kisaran 3 hingga 5 persen. Pihak bandara berharap pertumbuhan tersebut dapat berjalan seimbang, baik dari sisi pelayanan penumpang, operasional maskapai, maupun sektor komersial pendukung di bandara.

Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER