spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Audiensi dengan Danlanud Tarakan, Bustan Soroti Penanganan Sampah

TARAKAN – Pj Wali Kota Tarakan, Bustan menerima audiensi dari Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Anang Busra Tarakan, Kolonel Pnb Bagus Hariyadi Brotokusumo, di Ruang Rapat Wali Kota Tarakan, Rabu (24/4/2024).

Dalam pertemuan tersebut, selain bersilaturahmi, mereka juga membahas beberapa permasalahan. Salah satunya penanganan sampah di Tarakan yang disoroti Bustan. Selain itu, juga membahas masalah terkait dengan manajemen aset dan perbaikan infrastruktur jalan.

Lanud Anang Busra Tarakan memberikan contoh positif dalam pemilihan sampah dengan memisahkan antara sampah kering, sampah basah, dan sampah daur ulang.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar dalam upaya pengelolaan sampah yang lebih baik.

Komitmen Lanud Anang Busra Tarakan dalam mengelola sampah secara efektif diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menjaga lingkungan dan kebersihan Kota Tarakan secara keseluruhan.

Hal ini juga mencerminkan kerjasama yang baik antara institusi militer dan pemerintah daerah dalam membangun Kota Tarakan yang lebih baik.

Audiensi tersebut juga menandai pentingnya kolaborasi antar lembaga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjaga kebersihan lingkungan, serta menunjukkan kesungguhan Pj. Wali Kota Tarakan dan Komandan Lanud Anang Busra Tarakan dalam mengatasi permasalahan yang ada.

Baca Juga:   Rapat Paripurna DPRD, Wali Kota Khairul Pamer Sederet Prestasi Tahun 2023

Sementara itu, beberapa waktu lalu, Bustan menyebut persoalan sampah di Tarakan saat ini tengah viral. Hal ini berkaitan dengan banyaknya sampah yang berserakan di sejumlah jalan seperti di Gunung Selatan.

Persoalan sampah juga sempat dikeluhkan masyarakat Lingkas Ujung karena berserakan dan menimbulkan bau tak sedap.

Kata Bustan, masyarakat juga banyak mengeluhkan terkait Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Juata Kerikil yang hingga kini belum juga beroperasi meski sudah dilaunching pada Februari 2024 lalu.
Belum beroperasinya TPA sampah Juata Kerikil disebabkan karena masih terkendala akses jalan. Hal ini berkaitan dengan adanya Gudang Handak milik Pertamina di sekitar lokasi TPA.

Akibatnya, pembuangan sampah masyarakat Tarakan hanya mengandalkan pada TPA Aki Babu. Namun sayang sejak tahun 2015 dinyatakan overload. (adv/apc/and)

Reporter: Ade Prasetia
Editor: Andhika

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER