TARAKAN – Realisasi investasi di Kota Tarakan sepanjang Semester I 2026 mencapai Rp565,4 miliar. Capaian tersebut berasal dari akumulasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada Triwulan I dan Triwulan II, sekaligus menyerap 1.013 tenaga kerja Indonesia.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tarakan, H. Sugeng, mengatakan capaian tersebut mencerminkan kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Kota Tarakan yang terus membaik.
“Realisasi investasi Semester I 2026 mencapai Rp565,4 miliar. Ini menunjukkan minat investor untuk menanamkan modal di Kota Tarakan masih cukup tinggi,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).
Berdasarkan data DPMPTSP, nilai investasi tersebut berasal dari 320 perusahaan. Rinciannya, PMA menyumbang investasi sebesar Rp352,33 miliar atau setara US 21 juta dari 31 perusahaan. Sementara PMDN mencapai Rp 213.08 miliar atau setara12,36 juta dari 289 perusahaan.
Dari sisi ketenagakerjaan, investasi yang terealisasi selama Semester I 2026 berhasil menyerap 1.013 tenaga kerja Indonesia. Sebanyak 151 pekerja terserap pada sektor PMA, sedangkan 862 lainnya bekerja di sektor PMDN. Laporan tersebut juga mencatat tidak ada penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) pada periode tersebut.
Sugeng menjelaskan, tingginya realisasi investasi tidak terlepas dari upaya Pemerintah Kota Tarakan dalam memberikan kemudahan perizinan, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif. Berbagai layanan perizinan terus dioptimalkan melalui DPMPTSP, agar proses investasi berjalan cepat, mudah, dan transparan.
“Kami terus meningkatkan kualitas pelayanan perizinan, agar investor merasa nyaman dan memiliki kepastian dalam berusaha di Kota Tarakan. Dengan iklim investasi yang kondusif, kami optimistis investasi akan terus tumbuh,” katanya.
Dia berharap capaian investasi pada Semester I ini menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan daya saing Kota Tarakan, serta membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.
DPMPTSP Kota Tarakan menargetkan jumlah perusahaan yang berinvestasi pada 2026 mencapai 400 perusahaan. Pemerintah optimistis target tersebut dapat tercapai seiring meningkatnya minat investasi pada semester kedua tahun ini.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


