TARAKAN – Para Ketua Rukun Tetangga (RT) se-Kelurahan Juata Kerikil resmi dilantik untuk masa bakti 1 April 2026 hingga 31 Maret 2031. Pelantikan berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Camat Tarakan Utara, Minggu sore (26/4/2026).
Momentum ini menjadi pengingat kuatnya peran RT sebagai garda terdepan dalam pelayanan masyarakat. Wali Kota Tarakan, Khairul, menekankan bahwa RT merupakan pihak yang paling memahami kondisi warga di lingkungannya.
Menurutnya, Ketua RT harus sigap dalam merespons berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat. Sebab, hampir seluruh persoalan warga bermula dan pertama kali diketahui di tingkat RT. “Ketua RT itu paling tahu kondisi warganya. Kalau ada masalah, RT yang pertama mengetahui, jadi harus cepat tanggap dan bisa mencarikan solusi,” ujar Khairul.
Dia menegaskan, meskipun tidak tercantum dalam struktur formal pemerintahan, RT memiliki peran vital yang tidak tergantikan. Bahkan, tugas RT disebut berjalan tanpa mengenal waktu. “RT itu kerjanya 24 jam. Semua urusan, dari hal kecil sampai persoalan besar, pasti bermula dari RT,” tegasnya.
Khairul juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi konflik di lingkungan. Ia menilai berbagai persoalan, mulai dari sengketa lahan hingga konflik sosial, kerap berawal dari tingkat RT.
Karena itu, dia meminta para Ketua RT berhati-hati dalam menerbitkan surat keterangan, khususnya yang berkaitan dengan kepemilikan tanah. “Kalau RT salah membuat pernyataan, dampaknya bisa panjang sampai ke pengadilan. Ini yang harus dihindari,” katanya.
Selain itu, para Ketua RT diminta aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Upaya pencegahan dinilai jauh lebih penting dibanding penanganan setelah terjadi masalah. “Lebih baik menjaga daripada mengobati. Aktifkan siskamling, tingkatkan kepedulian warga, dan manfaatkan pengawasan lingkungan,” ujarnya.
Tak kalah penting, Khairul juga menekankan tertib administrasi di tingkat RT. Pendataan warga, perpindahan penduduk, hingga kewajiban pajak seperti PBB harus dikelola dengan baik. “RT menjadi penghubung awal antara masyarakat dan pemerintah. Data harus akurat agar pembangunan berjalan baik,” jelasnya.
Khairul mengajak seluruh Ketua RT untuk menjaga kekompakan dan memberikan pelayanan tanpa membeda-bedakan warga. “Tidak ada lagi menang atau kalah. Sekarang saatnya bersatu dan bekerja untuk masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


