TARAKAN – PT Pelni (Persero) Cabang Tarakan membuka rute tambahan bagi KM Lambelu, yang memungkinkan masyarakat bepergian langsung ke Pulau Jawa tanpa transit. Rute khusus ini melayani perjalanan Tarakan–Surabaya–Jakarta.
Kepala Cabang Pelni Tarakan, Ferdy Ronny Masengi, mengatakan pelayaran tersebut merupakan layanan tambahan yang hanya dilakukan satu kali, bukan rute reguler. “Ini rute khusus, hanya one trip. Dibuka untuk mengakomodasi arus balik Lebaran dan libur Paskah,” ujar Ferdy, Sabtu (4/4/2026).
KM Lambelu dijadwalkan berangkat pada 24 April 2026. Pelayaran ini sekaligus menjadi perjalanan terakhir sebelum kapal menjalani docking atau perawatan rutin di galangan Jakarta selama kurang lebih 20 hari.
Dengan dibukanya rute langsung ini, masyarakat Tarakan dan sekitarnya kini memiliki alternatif transportasi laut menuju Surabaya dan Jakarta, tanpa harus berpindah kapal.
Pelni memastikan, meski bersifat tambahan, operasional kapal tetap mengacu pada standar keselamatan dan kapasitas penumpang yang berlaku.
Untuk tarif, rute Tarakan–Surabaya dikenakan biaya Rp606.500 untuk penumpang dewasa dan Rp62.300 untuk bayi. Sementara rute Tarakan–Jakarta (Tanjung Priok), tarif dewasa Rp772.500 dan bayi Rp78.900.
Pelni juga mengimbau calon penumpang, agar segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Pelni Mobile guna menghindari antrean di loket. “Silakan pesan tiket secara online agar lebih praktis dan tidak kehabisan,” kata Ferdy.
Rute tambahan ini diharapkan dapat membantu mobilitas masyarakat Kalimantan Utara, khususnya dalam periode arus balik, sekaligus menjadi kesempatan langka karena hanya tersedia satu kali sebelum KM Lambelu masuk masa perawatan.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


