TANJUNG SELOR – Warga Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di kawasan Pantai Nibung, Bunyu Timur, Senin (23/3/2026).
Mayat tersebut pertama kali ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terdampar di bibir pantai dan tertimpa batang pohon besar. Berdasarkan informasi yang beredar dari dokumentasi evakuasi, korban diketahui mengenakan pakaian berwarna hitam dengan kondisi tubuh sudah tidak bernyawa saat ditemukan.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Tarakan, Dede Heriana, mengungkapkan bahwa penemuan mayat tersebut bermula saat anggota Brigif 24, Sertu Sony Lee, tengah beraktivitas di sekitar Pantai Nibung. Saat itu, ia melihat adanya kerumunan warga yang mencurigakan di lokasi.
“Anggota kami mendapat informasi dari Sertu Sony Lee yang melihat keramaian warga di sekitar pantai. Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia, tertimpa batang kayu besar,” ujar Dede.
Tim SAR gabungan yang menerima laporan tersebut langsung menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Posisi korban yang tertindih kayu sempat menyulitkan petugas dalam proses penanganan. Namun, tidak berselang lama kemudian, korban berhasil dievakuasi dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Pulau Bunyu untuk penanganan lebih lanjut.
Dede menambahkan, berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui bernama Sudirman dengan identitas Pd TW 0323 1555 H. Korban ditemukan pada radius sekitar 11,12 mil laut dari lokasi kejadian perkara (LKP).
“Pada operasi hari ketiga di Pulau Bunyu, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Pulau Bunyu,” singkatnya.
Dugaan sementara, korban merupakan salah satu penumpang kapal long boat yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di perairan Tanah Merah, Kecamatan Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap kemungkinan adanya korban lain dalam insiden kecelakaan laut tersebut.
Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan serta memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas.(*)
Penulis: Martinus
Editor: Yusva Alam


