TARAKAN – Pemerintah memberikan potongan harga tiket pesawat selama periode angkutan Lebaran 2026 untuk meringankan biaya perjalanan masyarakat yang hendak mudik Idulfitri.
Kepala BLU Kantor UPBU Kelas I Utama Bandara Juwata Tarakan, Bambang Hartato, mengatakan diskon tiket yang diberikan pemerintah berkisar antara 17 hingga 18 persen.
“Kebijakan dari pemerintah melalui Kementerian Perhubungan memberikan diskon sekitar 17 sampai 18 persen. Skemanya pemerintah menanggung beberapa komponen biaya seperti PPN dan komponen lainnya,” ujarnya kepada awak media, Jumat (13/3/2026).
Menurut Bambang, kebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk tetap melakukan perjalanan mudik dengan biaya yang lebih terjangkau. Dengan adanya potongan harga tersebut, harga tiket pada periode Lebaran tahun ini dinilai lebih ringan dibandingkan beberapa periode angkutan sebelumnya.
“Harapannya dengan adanya diskon ini masyarakat bisa lebih terbantu untuk melakukan perjalanan dan harga tiket menjadi lebih terjangkau,” katanya.
Sementara itu, aktivitas penumpang di Bandara Juwata Tarakan mulai menunjukkan peningkatan sejak beberapa hari terakhir. Kenaikan tersebut terlihat sejak 12 Maret 2026, setelah sebelumnya masih berada pada fase low season di awal Ramadan.
“Sekarang mulai bergerak naik. Informasi yang kami terima, di sistem pemesanan beberapa jadwal penerbangan bahkan sudah mulai penuh,” ungkap Bambang.
Peningkatan pembelian tiket diperkirakan akan terus terjadi menjelang puncak arus mudik Lebaran yang diprediksi berlangsung pada 18 Maret 2026. Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, pihak bandara juga telah membuka Posko Angkutan Lebaran 2026 yang melibatkan berbagai instansi seperti BMKG, AirNav Indonesia, TNI AU, Bea Cukai, Imigrasi hingga Karantina.
Posko tersebut bertujuan memastikan operasional penerbangan selama masa mudik dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat pengguna jasa transportasi udara. (apc/and)
Reporter: Ade Prasetia
Editor: Andhika


