TANJUNG SELOR – Pembangunan Sekolah Garuda Baru di Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Pasalnya, selain membuka peluang dan kesempatan bagi Provinsi Kaltara, kehadiran Sekolah Garuda Baru juga menjadi nilai tambah tersendiri bagi Pemerintah Provinsi Kaltara.
Dari belasan Sekolah Garuda yang direncanakan dibangun pada tahap pertama tahun 2026, hanya empat daerah yang terpilih dan salah satunya berada di Kaltara.
Anggota DPR RI perwakilan Kaltara, H. Rahmawati Zainal, mengungkapkan bahwa keberadaan Sekolah Garuda Baru secara otomatis akan memberikan dampak atau manfaat positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kehadiran Sekolah Garuda Baru di Kaltara memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Karena anak-anak dari luar daerah pasti akan datang ke sini (Kaltara), otomatis mereka memerlukan makanan, tempat tinggal, transportasi, dan berbagai kebutuhan lainnya,” kata Rahmawati.
Menurutnya, secara tidak langsung sektor usaha masyarakat juga akan ikut merasakan dampaknya, mulai dari pusat kuliner, jasa transportasi, hingga sektor ekonomi lainnya.
Perihal ketersediaan kuota 30 persen untuk lokal, kata dia itu tidak menjadi persoalan karena itu akan melihat minat dan keinginan anak-anak Kaltara masuk di sekolah Garuda Baru. Artinya, jika antusiasme mereka tinggi kuota tersebut berpeluang untuk ditambah.
“Kuota 30 persen aja sampai mendekati tahap akhir pendaftaran kalau tidak salah baru mencapai ratusan orang,” tandasnya. (*)
Penulis: Martinus
Editor: Yusva Alam


