Halaman Masjid Agung Baitul Hikmah jadi Tempat Olahraga, Liliansyah: Jaga Etika

BERAU – Belakangan ini masyarakat Kabupaten Berau memanfaatkan halaman Masjid Agung Baitul Hikmah untuk berolahraga. Hal itu pun mendapat respons dari Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah.

Dia mengungkapkan, di balik geliat positif tersebut muncul persoalan yang memicu keprihatinan. Pengurus masjid juga telah menetapkan aturan terkait penggunaan pakaian saat olahraga di lingkungan Masjid Agung Baitul Hikmah.

“Saya setuju terkait aturan tersebut, yaitu wajib mengenakan pakaian sopan. Akan tetapi saya dengar, kenyataannya banyak warga yang masih mengabaikan ketentuan tersebut,” ungkapnya.

Dirinya menilai larangan tersebut tidak boleh dibuat terlalu kaku hingga menghambat aktivitas masyarakat yang berniat baik, seperti olahraga atau sekadar bersantai.

“Selama tidak mengganggu aktivitas ibadah dan tidak melakukan maksiat, sah-sah saja berolahraga di halaman masjid. Tapi tetap harus menjaga etika, berpakaian sopan, dan tidak mengumbar aurat,” ujarnya.

Menurut Liliansyah, keberadaan masyarakat dari berbagai latar belakang di sekitar masjid bisa menjadi bagian dari wisata religi yang inklusif.

“Wisata religi itu bukan hanya untuk umat Muslim. Banyak orang tertarik dengan kebersihan masjid, suara azan, dan ketenangan suasana,” jelasnya

“Selama tidak masuk ke area dalam masjid dan tetap menjaga sopan santun, saya pikir itu bisa menjadi hal positif,” tambahnya.

Namun, ia menegaskan pentingnya pengawasan ketat agar kejadian tidak senonoh tidak terulang kembali. Ia menyayangkan adanya laporan tindakan pelecehan yang terjadi di area wudu masjid dan mendesak pengurus agar memperkuat pengamanan.

“Kalau sudah menyangkut pelecehan, itu tidak bisa ditoleransi. Harus ada pengamanan, penjagaan, dan sanksi tegas. Karena masjid bukan tempat untuk berbuat yang melanggar norma,” tegasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam memanfaatkan fasilitas publik di sekitar tempat ibadah.

“Kalau sekadar jogging atau selfie, tolong tetap jaga kesopanan. Tempat ini suci, jadi mari saling menghormati,” tutupnya.

Dengan perhatian dan pengawasan yang tepat, Masjid Agung Baitul Hikmah diharapkan bisa menjadi ruang publik yang ramah, nyaman, dan tetap menjaga marwah sebagai tempat ibadah. (adv)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER