TENGGARONG — Ulang tahun ke-60 Bankaltimtara menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama antara lembaga keuangan daerah dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar). Melalui kolaborasi strategis, kedua pihak bertekad mendorong pemerataan ekonomi dan memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil, petani, dan nelayan.
Dalam peringatan HUT yang digelar di Tenggarong, Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman Basri, menyerahkan penghargaan kepada Bankaltimtara Cabang Tenggarong sembari menegaskan komitmen pemerintah daerah menjaga sinergi yang telah terjalin.
“Bankaltimtara bukan hanya mitra bisnis, tapi mitra pembangunan. Kami berharap sinergi ini terus diperkuat demi kemajuan ekonomi masyarakat Kukar,” ujar Aulia.
Kukar sendiri merupakan pemegang saham terbesar kedua di Bankaltimtara, dengan kepemilikan sekitar tujuh persen. Menurut Aulia, posisi strategis tersebut harus dimanfaatkan untuk memperluas dukungan pembiayaan daerah, khususnya lewat program Kredit Kukar Idaman (KKI) yang telah berjalan sejak 2020.
Hingga kini, program KKI mencatat penyaluran sekitar Rp 36 miliar dengan tingkat kredit macet di bawah 2,5 persen — angka yang dinilai sangat sehat. Melihat antusiasme masyarakat, Pemkab Kukar berencana meningkatkan plafon pinjaman hingga Rp 500 juta per debitur, dari batas sebelumnya Rp 50 juta.
“Kredit tanpa bunga ini harus menjangkau lebih banyak pelaku usaha produktif. Tapi tentu dengan pengawasan ketat agar tepat guna dan tepat sasaran,” tambahnya.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Kukar juga akan menambah penyertaan modal di Bankaltimtara pada tahun 2026, senilai Rp 21 miliar, yang bersumber dari pengembalian dividen daerah. Dana tersebut akan diarahkan khusus untuk memperkuat pembiayaan KKI.
Langkah ini diharapkan dapat membantu 59 ribu pelaku UMKM yang tersebar di Kukar, sekaligus membuka peluang baru bagi sektor pertanian dan perikanan yang kini menjadi fokus pembangunan ekonomi daerah.
“Harapan kami, lewat dukungan KKI, para pelaku usaha bisa tumbuh mandiri dan berdaya saing,” tutup Aulia.
Sementara itu, Pimpinan Bankaltimtara Cabang Tenggarong, Eryuni Ramli Okol, menyatakan pihaknya siap memperluas jangkauan debitur baru pada 2025 dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian.
“Kami terus mendorong agar kredit ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh UMKM, petani, dan nelayan sesuai visi Pak Bupati,” ujarnya. (adv)


