Budaya Leluhur Harus Diwariskan Turun Temurun

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, Syarwani, didampingi Wakil Bupati, Kilat dan Sekretaris Daerah, Risdianto, secara resmi membuka lomba olahraga tradisional Menyumpit di lapangan Kebun Raya Bunda Hayati di Jl Sengkawit, Tanjung Selor.

Selain Menyumpit, Lomba Gasing juga akan dilaksanakan di tempat yang sama. Kepada awak media, Syarwani menyatakan syukuran Hari Jadi Kabupaten Bulungan dan Tanjung Selor 2025 merupakan momentum penting untuk mengenang dan menumbuhkan kembali nilai-nilai budaya serta tradisi yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Lomba olahraga tradisional menyumpit merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya. Bupati menegaskan, kegiatan seperti ini harus terus dilaksanakan setiap peringatan HUT daerah.

Olahraga tradisional bukan sekadar perlombaan, tetapi juga simbol tradisi dan identitas masyarakat Bulungan yang telah ada sejak lama.

“Melalui kegiatan ini, kita mengenalkan sekaligus mengajak generasi muda, khususnya anak-anak kita, untuk mengenal dan melestarikan warisan budaya daerah yang menjadi kebanggaan kita bersama” ucap Bupati.

Bupati berharap, kegiatan seperti ini membuka ruang pembelajaran bagi generasi muda di Bulungan agar terus menjaga, mencintai, dan mempertahankan kearifan lokal yang telah diwariskan oleh para leluhur.

“Tradisi ini harus tetap hidup dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bulungan sepanjang masa,” tandasnya. (tin/and)

Reporter: Martinus
Editor: Andhika

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER