Jambul ke-7, Jelajah Alam Bulungan Jadi Wadah Petualangan dan Persaudaraan Pecinta Motor Trail

TANJUNG SELOR – Kegiatan Jelajah Alam Bulungan atau yang akrab dikenal dengan Jambul kembali digelar untuk ke-7 kalinya pada tahun 2025. Ajang petualangan bagi para pecinta motor trail ini dilepas dari Lapangan Kebun Raya Bunda Hayati, Tanjung Selor.

Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, bersama Wakil Bupati, Kilat, yang turut menjajal lintasan menantang menggunakan motor trail. Tahun ini, Jambul diikuti sekitar 350 peserta yang datang dari berbagai daerah, seperti Bulungan, Tana Tidung, Malinau, Tarakan hingga Berau.

Dalam sambutannya, Bupati Bulungan, Syarwani, menyampaikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan Jambul yang telah memasuki tahun ketujuh. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar ajang hiburan atau olahraga ekstrem, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan semangat cinta alam.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menyalurkan hobi dan adrenalin, tetapi juga mengenal lebih dekat keindahan alam Bulungan yang luar biasa. Ini bagian dari rasa syukur kita atas anugerah alam yang harus terus dijaga dan dilestarikan,” ujarnya.

Bupati menambahkan, pelaksanaan Jambul kali ini menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-65 Kabupaten Bulungan dan HUT ke-235 Kota Tanjung Selor. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana pemersatu para pecinta otomotif lintas daerah, sekaligus memperkuat semangat persaudaraan dan sportivitas.

Sementara itu, Wakil Bupati Bulungan, Kilat, juga memberikan semangat kepada para peserta agar selalu menjaga keselamatan selama menempuh jalur yang dikenal cukup menantang. Ia menekankan pentingnya sikap saling membantu di antara peserta agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan menyenangkan.

“Medan yang dilalui memang berat, tapi di situlah letak keseruannya. Semangat kebersamaan dan saling tolong-menolong menjadi nilai utama dari kegiatan ini,” katanya.

Kegiatan Jambul dikenal memiliki jalur yang menantang, mulai dari kawasan hutan, perbukitan, sungai, hingga jalan berlumpur yang menguji kemampuan para pengendara. Meski penuh rintangan, antusiasme peserta tetap tinggi. Banyak yang menganggap ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan momentum menjalin silaturahmi dan menikmati pesona alam Bulungan secara langsung.

Menutup sambutannya, Bupati Syarwani kembali mengingatkan agar seluruh peserta menjunjung tinggi nilai persaudaraan. “Dengan segala medan yang kita lewati, persaudaraan kita tidak akan pernah putus. Karena kita diikat dalam satu semangat, salam satu jalur untuk keselamatan kita semua,” pungkasnya. (tin/and)

Reporter: Martinus
Editor: Andhika

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER