TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, Syarwani, bersama Wakil Bupati Bulungan Kilat, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Festival Sungai Kayan 2025 yang berlangsung meriah sejak Senin hingga Rabu, 6–8 Oktober 2025 di Sungai Kayan Tanjung Selor.
Dalam sambutannya, Bupati Bulungan Syarwani menyampaikan rasa syukur dan apresiasi, atas suksesnya penyelenggaraan festival yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat Kabupaten Bulungan.
“Alhamdulillah, hari ini, Rabu, 8 Oktober 2025, Festival Sungai Kayan secara resmi saya nyatakan ditutup,” ujar Bupati Syarwani kemarin malam.
Syarwani menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta pendayung yang jumlahnya lebih dari 100 perahu, dan lebih dari 3.000 pendayung yang turut ambil bagian dalam kemeriahan Festival Sungai Kayan.
Dia mengungkapkan, selama tiga hari pelaksanaan festival, perputaran uang mencapai sekitar Rp 500 juta. Angka ini menunjukkan dampak ekonomi positif bagi para pengusaha Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tanjung Selor.
“Festival ini bukan hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan rakyat, tetapi juga memberi manfaat ekonomi yang nyata bagi para pengusaha dan UMKM lokal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Festival Sungai Kayan akan menjadi agenda rutin tahunan Pemerintah Kabupaten Bulungan, sekaligus bagian dari perayaan Hari Jadi Bulungan tahun depan.
“Insya Allah, pada tahun 2026 nanti, dalam momentum Hari Jadi Bulungan, kita akan kembali menyelenggarakan Festival Sungai Kayan. Semoga kegiatan ini terus menjadi sarana menjaga tradisi masyarakat Sungai Kayan, sekaligus wujud kecintaan kita terhadap Sungai Kayan, kebanggaan bersama masyarakat Bulungan,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bulungan, Septi Ding menambahkan Festival Sungai Kayan ini diikuti ratusan pendayung yang terbagi dalam tiga kelas, yakni kelas 20 orang, kelas 30 orang dan kelas 50 orang.
“Puji Tuhan ini luar biasa sekali dan sangat membantu meningkatkan animo masyarakat Bulungan yang menyaksikan festival ini. Harapan kita, gelaran ini terus berlanjut dengan raihan ratusan hadiah lainnya,” kata Septi.
Karena dengan begitu dapat mendongkarak pertumbuhan pariwisata berbasis kearifan lokal. Setelah final selesai dilanjutkan dengan penyerahan sejumlah hadiah.
Untuk kelas 20 putra dan putri nilainya sama. Juara 1 hadiahnya sebesar Rp 12 Juta, Juara 2 sebesar Rp Rp 10 Juta dan Juara 3 hadiahnya sebesar Rp 8 juta.
Kemudian kelas 30, juara 1 hadiahnya sebesar Rp 18 Juta, juara 2 sebesar Rp 15 Juta dan juara 3 sebesar 12 Juta. Dan kelas 50 juara 1 sebesar 30 Juta, juara 2 sebesar Rp 25 juta dan juara 3 sebesar 20 juta. (*)
Penulis: Martinus
Editor: Yusva Alam


