TARAKAN – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Tarakan pada Rabu malam (8/10/2025), menimbulkan berbagai bencana, mulai dari pohon tumbang hingga banjir. BPBD mencatat ada 36 titik lokasi yang terdampak.
Kepala BPBD Tarakan, Yonsep, mengatakan sebagian besar laporan terkait pohon tumbang, sementara banjir terjadi di empat titik, yakni Karang Anyar, Pamusian, Kampung 6, dan Kampung 4.
Penanganan dilakukan sejak pukul 23.00 hingga 04.00 Wita dini hari. “Dibagi tiga tim yang jalan karena jumlah bencananya banyak kami terkendala,” ujar Yonsep ditemui di Kantor BPBD Tarakan, Kamis (9/10/2025).
Beberapa rumah warga mengalami kerusakan parah, terutama di Jalan Kampung Bugis, di mana hampir 90 persen atap terangkat akibat angin. Meski demikian, tidak ada korban jiwa. Warga terdampak sudah dievakuasi, termasuk beberapa rumah ambruk yang ditangani tim PMI.
Yonsep menambahkan, pohon tumbang disebabkan angin ekstrem dan tanah labil di Tarakan, sehingga pohon, termasuk yang kecil sekalipun, mudah roboh. Usia pohon bukan faktor utama.
BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama nelayan dan pekerja lapangan. Berdasarkan informasi BMKG, peringatan cuaca ekstrem berlaku hingga tiga hari ke depan.
“Keselamatan harus jadi prioritas. Jangan memaksakan diri saat cuaca buruk,” tegas Yonsep.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


