Pemkab Berau Akan Siapkan Asrama Baru untuk Mahasiswa di Makassar dan Samarinda

BERAU – Akses hunian layak bagi mahasiswa asal Berau yang menempuh pendidikan di luar daerah menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.

Setelah menilai kapasitas asrama yang ada belum memadai, Pemkab kini menyiapkan pembangunan Asrama Mahasiswa Berau (AMB) baru di Kota Makassar.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said, mengungkapkan jumlah mahasiswa Berau di Makassar cukup besar. Namun, fasilitas yang tersedia hanya mampu menampung mahasiswa putra, sedangkan mahasiswi masih harus mengandalkan rumah kontrakan.

“Kalau tidak segera dibangun, dikhawatirkan banyak mahasiswa yang tidak terakomodasi. Untuk itu pemerintah berkomitmen menghadirkan asrama yang lebih representatif,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembangunan AMB bukan hanya untuk menyediakan tempat tinggal, melainkan juga bentuk investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul.

“Mahasiswa yang belajar di Makassar adalah aset daerah. Mereka akan menjadi bagian penting dalam pembangunan Berau ke depan,” ujarnya.

Meski begitu, Said mengakui rencana ini belum masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun ini maupun tahun depan. Untuk sementara, Pemkab masih menyewa asrama bagi mahasiswi.

“Target kami dua tahun ke depan asrama sudah bisa direalisasikan. Saat ini perencanaan dan anggaran terus kami matangkan,” jelasnya.

Selain Makassar, rencana pembangunan asrama mahasiswa juga akan diperluas ke Samarinda, mengingat jumlah pelajar asal Berau di kota tersebut terus bertambah.

“Harapan kami, semua mahasiswa asal Berau bisa fokus belajar tanpa terkendala tempat tinggal,” pungkasnya. (adv/ril/and)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER