Ekonomi Kampung Jadi Kunci Transformasi Pasca Tambang

BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih, menegaskan bahwa penguatan ekonomi kampung merupakan fondasi utama untuk mewujudkan transformasi ekonomi pasca tambang.

Menurutnya, desa dan kampung tidak lagi hanya diposisikan sebagai penerima manfaat pembangunan, melainkan harus menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

“Dana desa jangan hanya untuk kegiatan seremonial. Harus ada prioritas pada program produktif yang bisa menciptakan lapangan kerja,” tegasnya.

Ia menilai, keberadaan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) menjadi instrumen penting dalam mendukung kemandirian ekonomi lokal. Dengan manajemen yang tepat, BUMK diharapkan mampu menghasilkan produk unggulan yang berdaya saing di pasar lokal maupun regional.

Lebih lanjut, Sri menekankan bahwa ketahanan ekonomi Berau tidak bisa lagi bertumpu pada sektor tambang. Sebaliknya, pengembangan potensi kampung melalui pertanian, perikanan, pariwisata, dan ekonomi kreatif harus digarap serius oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun pemerintah kecamatan.

Pemerintah Kabupaten Berau berharap mampu membangun kemandirian masyarakat sekaligus menyiapkan Berau menghadapi era pasca tambang secara berkelanjutan.

“Kalau setiap kampung punya produk andalan, maka Berau akan lebih tangguh menghadapi masa depan tanpa bergantung pada tambang,” pungkasnya. (adv/ril/and)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER