TANJUNG SELOR – Hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan beberapa pekan lalu terhadap sejumlah peternak ayam mandiri diberikan tenggat waktu minggu kedua September 2025.
Namun sebelum itu, DPRD Bulungan berencana memanggil sejumlah peternak ayam mandiri yang keberadaan mereka dekat areal pemukiman dan dinilai masyarakat sekitar areal peternakan ayam merasa terganggu dengan aktivitas itu, lantaran menimbulkan aroma tidak sedap dekat areal peternakan.
Mengenai rencana Rapat Dengar Pendapat (RDP) itu belum masuk di unsur pimpinan. Wakil ketua II DPRD Bulungan, Tasa Gung saat dikonfirmasi menyampaikan belum mengetahui informasi adanya RDP tersebut dengan sejumlah peternak ayam mandiri.
“Belum, saya belum mendapatkan informasinya,” ujar Tasa saat dikonfirmasi wartawan lewat pesan singkat WhatsApp resminya, Minggu (31/8/2025).
Adapun, pemerintah Kabupaten Bulungan saat ini tengah menyiapkan lahan untuk pembangunan Rumah Potong Hewan dan Unggas (RPHU) di Jalan Padaelo Tanjung Selor, saat ini proses pembangunan masih tahap penimbunan.
Mengenai itu, kata Tasa memang ada beberapa program yang disampaikan oleh pemerintah daerah lewat dinas terkait soal penataan Pasar Induk, salah satunya usulan pembangunan RPHU.
“Ada beberapa program pemda yang masuk khusus di Pasar Induk dalam tahun ini, namun secara rincinya saya belum mendapatkan data resminya,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Bulungan, Maritje Joana menambahkan pembangunan RPHU saat ini tengah berprogres, karena keterbatasan anggaran sehingga pengerjaan dilakukan bertahap.
“Pembangunan masih dilakukan perupa penimbunan sampai pematangan lahan. Bangunan itu kita bangun diatas lahan dengan luasan 90X90 meter. Saat ini penimbunan baru mencapai 30X30 meter,” tuturnya.
Nantinya pembangunan itu diharapkan bisa mengakomodir sejumlah peternak ayam. “Perencanaan akan disiapkan 18-20 ruang untuk pelaku usaha ayam potong termasuk ayam kampung yang semuanya wajib pemotongan di RPHU,” tandasnya. (tin/and)
Reporter: Martinus
Editor: Andhika


