
BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mencari solusi efektif untuk mengatasi permasalahan sedimentasi lumpur yang kerap memicu banjir di sejumlah wilayah. Salah satunya melalui pemanfaatan peralatan khusus yang baru saja diuji coba oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, yang hadir langsung meninjau simulasi penggunaan alat tersebut, menegaskan pentingnya optimalisasi teknologi agar investasi yang sudah dilakukan tidak sia-sia.
“Kalau sudah ketemu rumusnya, terapkan di semua titik yang mengalami sedimentasi parah,” tegasnya, Rabu (13/8/2025).
Menurutnya, peralatan yang dibeli dengan anggaran cukup besar harus benar-benar dimanfaatkan secara maksimal. Ia meminta DPUPR melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari efektivitas kinerja hingga prosedur operasional di lapangan.
Ia menambahkan, jika alat tersebut terbukti mampu bekerja optimal, Pemkab Berau akan mempertimbangkan pengadaan unit tambahan untuk memperluas jangkauan penanganan.
“Dengan begini risiko banjir di wilayah rawan dapat diminimalkan,” ujarnya.
Ia pun berharap langkah ini dapat mempercepat penanganan sedimentasi di titik-titik rawan, sekaligus menjadi upaya preventif dalam mengurangi potensi kerugian akibat banjir di masa mendatang.
“Kalau ini bisa maksimal, tentu akan membantu mengurangi risiko banjir di Kabupaten Berau,” pungkasnya. (adv/ril/and)


