
BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dunia usaha, dan perbankan, untuk mendorong pelestarian budaya lokal sekaligus pertumbuhan ekonomi daerah..
Hal itu disampaikan Bupati saat Pelantikan Pengurus Dekranasda Kabupaten Berau periode 2025-2030, di gedung Balai Mufakat, Jumat (8/8/2025).
“Sudah saatnya kita menjalin kemitraan dengan BUMN, dunia perusahaan, dan perbankan,” ujar Bupati Sri.
Sebagai bagian dari upaya pelestarian kearifan lokal, Pemkab Berau telah menetapkan Peraturan Bupati (Perbup) tahun 2023 yang mewajibkan penggunaan batik khas Berau bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMN, dan BUMD. Ke depan, kebijakan ini akan diperluas hingga ke lingkungan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Selain Perbup, Bupati juga telah mengeluarkan surat edaran yang mengatur kewajiban penggunaan atribut atau produk yang mencerminkan kearifan lokal di Kabupaten Berau.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Berau menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah perbankan. Menurut Sri Juniarsih, hal ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam melibatkan berbagai pihak untuk mendukung program pelestarian batik khas Berau.
Ia berharap, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat ini dapat semakin menguatkan identitas budaya daerah serta memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.
“Keseriusan ini bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga terlihat dari pihak perbankan yang mewajibkan karyawannya mengenakan batik Berau,” pungkasnya. (adv/ril/and)


