
BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi perempuan serta anak di Bumi Batiwakkal.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa indikator keberhasilan pemberdayaan perempuan dapat dilihat dari keterwakilan perempuan dalam struktur pemerintahan kampung, serta tumbuh dan berkembangnya wirausaha perempuan secara berkelanjutan.
“Perempuan harus diberi ruang yang luas untuk berperan aktif dalam pembangunan, baik di lingkup pemerintahan kampung maupun sektor ekonomi,” ujarnya.
Bupati Sri juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas kaum perempuan, khususnya ibu-ibu, dalam menyongsong Generasi Emas 2045. Ia menyebutkan bahwa peran ibu sebagai madrasah pertama bagi anak sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Karena itulah, menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal harus menjadi prioritas,” katanya.
Pemkab Berau, lanjutnya, tidak hanya menunjukkan komitmen, tetapi juga mengambil langkah konkret dalam menciptakan daerah yang aman, nyaman, dan inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat.
“Ini bukan seremoni belaka, tapi bukti bahwa Berau siap menjadi daerah yang benar-benar ramah terhadap perempuan dan peduli terhadap anak,” pungkasnya. (adv/ril/and)


