
BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian. Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP), Pemkab menyalurkan bantuan berupa alat mesin pertanian (alsintan), pupuk, serta bibit jagung kepada petani di Kecamatan Talisayan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih, saat melakukan kunjungan kerja ke Kampung Purna Sari Jaya, Kecamatan Talisayan.
Bupati Berau, Sri Juniarsih menegaskan bahwa sektor pertanian harus menjadi salah satu pilar utama penguatan ekonomi daerah, terutama di wilayah pesisir seperti Talisayan yang memiliki potensi lahan pertanian yang luas dan subur.
“Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan produktivitas para petani, sekaligus mendukung target swasembada jagung di Kabupaten Berau,” ujarnya.
Adapun bantuan yang disalurkan mencakup satu unit Combine Harvester jagung, 55 unit alat tanam jagung, lima unit alat perontok serbaguna, pupuk hayati padat, serta dua unit traktor roda dua. Bantuan ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Berau Tahun Anggaran 2025, sebagai bagian dari kelanjutan program peningkatan produktivitas pertanian yang telah berjalan sebelumnya.
Kepala DTPHP Berau, Junaidi, menyatakan bahwa bantuan ini diberikan dalam rangka mendorong efisiensi dan mekanisasi sektor pertanian. Menurutnya, penggunaan teknologi pertanian yang tepat guna sangat penting untuk mengurangi biaya produksi serta mempercepat proses budidaya dan panen.
“Dengan alsintan dan bibit yang berkualitas, hasil produksi petani akan jauh lebih optimal. Ini juga menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan pertanian modern, seperti keterbatasan tenaga kerja di sektor ini,” jelas Junaidi.
Ia menambahkan, pihaknya menargetkan peningkatan luas tanam dan produksi jagung secara berkelanjutan di beberapa kecamatan, termasuk Talisayan, guna memperkuat ketahanan pangan daerah dan meningkatkan pendapatan petani.
“Program serupa juga akan dilanjutkan ke wilayah-wilayah lain yang memiliki potensi pertanian unggulan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kampung Purna Sari Jaya, M. Sumanto, mewakili para petani Talisayan menyambut baik bantuan tersebut. Ia mengaku bantuan ini sangat membantu dalam mengatasi kendala alat dan sarana produksi pertanian yang selama ini dihadapi.
“Kami merasa sangat terbantu. Selama ini banyak kendala di lapangan, terutama soal peralatan. Bantuan ini menjadi angin segar bagi kami untuk terus mengembangkan usaha tani, khususnya budidaya jagung,” pungkasnya. (adv/ril/and)


