Dibangun Akhir Tahun, Gedung Sekretariat PWRI Berau Dirancang Multifungsi dan Jadi Ruang Publik


BERAU – Wakil Bupati Berau, Gamalis, mendukung penuh pembangunan Gedung Sekretariat Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Berau. Tahun ini, pemerintah daerah telah mengalokasikan hibah tahap pertama sebesar Rp4 miliar dari total anggaran Rp4,5 miliar untuk mendukung pembangunan tersebut.

Gamalis mengatakan, pembangunan gedung ini tidak sekadar sebagai kantor bagi PWRI, tapu dirancang sebagai ruang publik yang fleksibel dan multifungsi, yang diharapkan bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari hajatan hingga pertemuan skala besar.

“Insyaallah, ini bukan hanya untuk kegiatan internal PWRI. Gedung ini bisa jadi tempat hajatan, forum resmi, hingga pertemuan skala besar. Karena saat ini kita sangat terbatas, pilihan hanya Busak Malur atau hotel yang juga kurang memadai untuk acara tingkat provinsi,” ujar Gamalis belum lama ini.

Ia pun menyebut konsep gedung ini dirancang agar tidak hanya menjadi tempat pertemuan, tetapi juga sebagai ruang produktif yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Gedung ini nantinya dapat disewakan untuk kegiatan sosial, budaya, maupun ekonomi, sehingga bisa menghasilkan pemasukan tambahan.

“Gedung itu nantinya bisa disewakan, menghasilkan pemasukan, dan tentu menjadi pilihan masyarakat yang ingin mengadakan acara. Ini bukan sekadar tempat pertemuan, tapi juga ruang produktif yang memberi manfaat luas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wabup Gamalis menekankan bahwa pembangunan Sekretariat PWRI merupakan bentuk penghargaan kepada para wredatama, yakni para pensiunan yang telah mengabdi bagi kemajuan daerah. Menurutnya, meski sudah purna tugas, para wredatama masih memiliki kontribusi penting bagi pembangunan Berau.

“Gedung ini adalah simbol keberlanjutan antara generasi birokrasi masa lalu dan masa kini. Sebuah bentuk penghormatan terhadap para tokoh yang telah meletakkan dasar kemajuan Berau,” tuturnya.

Pembangunan gedung ini dijadwalkan akan dimulai secara bertahap pada akhir tahun ini. Selain mengedepankan kekokohan struktur, desain arsitekturnya juga dirancang estetis dan nyaman untuk mendukung berbagai aktivitas, baik lokal maupun regional.

“Harapannya bisa cepat selesai, dan masyarakat bisa segera memanfaatkannya,” pungkasnya. (adv/ril/and)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER