TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara kembali mencatat prestasi gemilang di tingkat nasional. Lima peserta didik disabilitas, berhasil membawa pulang medali dan penghargaan dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional Pendidikan Khusus (FLS2N Diksus) Tahun 2025.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara, Hasanuddin, menyampaikan kebanggaan atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi.
Dari deretan juara, Farel Septa Ramadhan dari SLB Negeri Tarakan sukses meraih medali emas pada bidang lomba Desain Grafis SMPLB/SMALB. Prestasi emas juga dipersembahkan Muhammad Arghan Lestaluhu dari SLB Negeri Nunukan lewat kategori Menyanyi Solo SDLB.
Tak kalah membanggakan, Agustinus Foikofi Lewar dari SLB Yayasan Karya Murni Cabang Tanjung Selor, ia berhasil membawa pulang medali perak di bidang lomba mewarnai SDLB.
Sementara itu, Luthfia Kalila Rahman dari SLB Negeri Tarakan menyabet Juara Harapan III pada lomba Cipta Komik Strip SMPLB/SMALB, dan Abi Hafiz Imanudin dari SLB Negeri Tanjung Selor juga meraih Juara Harapan III untuk kategori bercerita atau sory telling.
“Alhamdulillah, lima siswa berprestasi ini telah mengharumkan nama Kalimantan Utara dengan mendongkrak posisi Kaltara ke peringkat empat nasional, mengungguli Banten, Jawa Tengah, bahkan DKI Jakarta,” ujar Hasanuddin.
Tiga besar nasional masih ditempati DI Yogyakarta, Jawa Barat, dan Bali. Meski demikian, Hasanuddin menegaskan bahwa pencapaian Kaltara sudah sangat luar biasa, dan menjadi bukti potensi besar yang dimiliki anak-anak berkebutuhan khusus di Kaltara. “Harapan kita ke depan masih banyak lagi torehan prestasi yang diraih, sebagai bentuk kegigihan dan keuletan mereka,” pungkasnya.(*)
Penulis: Martinus
Editor: Yusva Alam


