spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Warga Kampung Tias Mengeluhkan Adanya Kasus Perampokan

TANJUNG SELOR – Perairan di Kampung Tias, Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas, Bulungan dianggap tidak aman karena maraknya aksi perampokan di wilayah pesisir.

Untuk mengatasi masalah hal ini, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bulungan bersama Kodim 0903/Bulungan dan Polresta Bulungan melaksanakan monitoring keamanan, ketertiban masyarakat, dan pencegahan tindak kriminal.

Saat dikonfirmasi oleh media ini, Ketua RW 005, Asgar, mengatakan dirinya telah mengusulkan beberapa kali untuk membentuk pos keamanan, tetapi usulannya masih belum mendapat tindak lanjut.

“Kami berharap, dengan adanya tim monitoring, masalah ini dapat disampaikan kepada aparat keamanan,” ucapnya, saat ditemui kemarin.

Dikatakan, keberadaan pos keamanan sangat penting karena aksi perampokan marak terjadi di perairan Tias. Beberapa nelayan yang sedang mengangkut hasil panen udang mereka ke Tarakan juga menjadi korban perampokan.

Pasalnya, selama ini ketika terjadi aksi perampokan, warga hanya bisa melapor melalui sambungan telepon. Persoalannya, jaringan di pulau Tias lumayan sulit. “Kadang laporan kita tidak langsung ditindaklanjuti, jadi sempat pencurinya kabur,” tuturnya.

Baca Juga:   3.800 Paket Zakat Disalurkan kepada Penerima

Warga berharap pos keamanan bisa segera dibentuk. Sebelumnya, pos keamanan di sana masih aktif, tetapi sejak 2015 sudah tidak ada personel yang bertugas. Sementara itu, Ketua RT 036, Hamka, menyatakan seringkali terjadi gangguan keamanan di lingkungannya. Namun, ketika warga melaporkan kejadian tersebut, penanganannya terkadang sulit dan pelaku kejahatan seringkali berhasil melarikan diri sebelum petugas datang.

Oleh karena itu, warga sangat mengharapkan adanya personel keamanan yang lebih siaga di wilayah mereka, sehingga mereka dapat dengan cepat melaporkan kejadian dan tindakan dapat segera diambil.

Apalagi, kata dia kejadian pencurian dan perampokan di Kampung Tias sudah beberapa kali terjadi. “Semoga ini bisa menjadi perhatian pemerintah dan aparat keamanan,” tukasnya. (tin/and)

Editor: Andhika

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER