spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Liliansyah: Harus Ada Kajian Sebelum Bangun Pengaman Pantai


TANJUNG REDEB – Anggota DPRD Berau, Liliansyah meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk membuat kajian terlebih dahulu sebelum membangun pengaman pantai di semua daerah pesisir yang terserang abrasi.

Menurutnya, kajian diperlukan agar masalah yang terjadi menemukan solusi yang berarti.

Termasuk ketersediaan yang anggaran yang cukup untuk proyek yang hendak dibangun.

Lebih penting dari itu, kajian diperlukan agar abrasi yang terjadi dapat dicegah. Berikutnya, keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah tersebut dapat dilindungi.

“Yang penting manusianya dulu. Kalau abrasi terus dan tidak bisa ditangani maka habis masyarakat ini,” tegasnya.

Baginya, abrasi menjadi pekerjaan rumah yang harus ditangani secara bersama. Karena itu, perlu ada kerja sama antara Pemkab Berau dan Pemerintah Provinsi Kaltim jika diperlukan. Terutama terkait penganggaran.

“Ada beberapa hal yang sudah kita laksanakan seperti meminta Bankeu dari provinsi seperti yang kita lakukan di Kecamatan Maratua dan Biduk-Biduk,” bebernya.

“Jadi semua yang berpotensi abrasi kita memang harus bangun penahan abrasi. Termasuk Pulau Derawan,” sambungnya.

Dirinya berharap agar pemerintah daerah dapat mencari solusi terbaik dalam mengatasi abrasi tersebut. Bangunan pengaman pantai yang dibangun suatu saat nanti juga harus tetap menjaga ekosistem yang ada.

“Seperti di Pulau Derawan, membangun tanggul pengaman pantai tidak boleh mengganggu habibat penyu yang ada di pulau tersebut,” tandasnya. (adv/and)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER