TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang mengajak Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) terus memperkuat pendidikan generasi muda, terutama dalam membangun iman, akhlak dan menjauhkan anak-anak dari bahaya narkoba.
Pesan itu disampaikan Gubernur Zainal, saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat NU, di Convention Hall Gedung Badan Penghubung (Banhub) Kaltara, Kota Tarakan, kemarin.
Gubernur Jawa Timur (Jatim) sekaligus Ketua Umum Dewan Pembina Pimpinan Pusat (PP) Muslimat, Hj. Khofifah Indar Parawansa turut hadir. Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud, Ketua PWNU Kaltara, Ketua DWP Kaltara, Ketua PW Muslimat NU Kaltara, jajaran pengurus Muslimat NU se-Kaltara, serta Forkopimda Kaltara.
Gubernur Zainal mengatakan, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Nilai keteladanan Rasulullah SAW perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, organisasi, maupun pemerintahan.
“Peringatan Maulid Nabi harus menjadi momentum untuk memperkuat iman dan akhlak. Nilai kejujuran, amanah, kesabaran, kepedulian, dan keadilan harus kita terapkan dalam kehidupan,” ujar Zainal.
Pada kesempatan itu, Zainal menyampaikan apresiasi terhadap perjalanan panjang Muslimat NU yang telah memasuki usia 80 tahun.
Menurutnya, delapan dekade merupakan perjalanan panjang pengabdian dalam membina umat, memperkuat karakter bangsa, serta mendampingi masyarakat hingga wilayah pedalaman dan perbatasan Kaltara.
“Delapan dekade bukan perjalanan yang singkat. Ini adalah perjalanan panjang pengabdian yang patut kita apresiasi dan menjadi pijakan untuk terus memperkuat khidmat kepada umat, masyarakat, dan bangsa,” bebernya.
Peran Muslimat NU semakin penting di tengah derasnya arus informasi dan perubahan lingkungan sosial. Sebagai ibu dan bagian penting dalam keluarga, Muslimat NU diharapkan dapat menjadi benteng dalam membentuk karakter anak bangsa. (*)
Pewarta: Martinus
Editor: Yusva Alam


