
BERAU – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan bahwa pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional karena memiliki peran strategis sebagai penggerak perekonomian masyarakat.
Ia mengatakan, UMKM tidak hanya menjadi tulang punggung ekonomi daerah, tetapi juga memberikan kontribusi besar dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
“UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam menggerakkan roda perekonomian. Selain menyerap tenaga kerja, sektor ini juga menjadi fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Gamalis menjelaskan, pemerintah terus berupaya memperkuat ekosistem usaha melalui berbagai kebijakan yang mendukung pengembangan UMKM, termasuk mendorong terjalinnya kemitraan yang sehat antara pelaku usaha besar dan usaha kecil.
Salah satu langkah yang diharapkan mampu memberikan dampak positif adalah hadirnya Peraturan Menteri Investasi dan Hilirisasi Nomor 3 Tahun 2025.
Regulasi tersebut, kata dia, dapat memperkuat pelaksanaan kemitraan yang lebih transparan, adil, dan saling menguntungkan antara perusahaan besar dengan pelaku UMKM.
Menurutnya, keberadaan regulasi tersebut membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang dan berpartisipasi dalam aktivitas investasi yang terus tumbuh di Kabupaten Berau.
“Melalui kemitraan yang baik, UMKM dapat meningkatkan kapasitas usahanya, memperluas akses pasar, hingga menjadi bagian penting dalam rantai nilai investasi yang berkembang di daerah,” katanya.
Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat mendukung implementasi regulasi tersebut agar manfaat investasi tidak hanya dirasakan oleh perusahaan besar, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan dan kemandirian UMKM lokal.
“Kami optimistis UMKM Berau bisa semakin berkembang dan mampu menjadi kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (adv)


