Bupati Pastikan RSUD Tanjung Redeb Siap Beroperasi, Pengawasan Dilakukan Rutin Tiap Dua Pekan

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau tidak hanya berfokus pada penyelesaian pembangunan fisik RSUD Tanjung Redeb yang baru, tetapi juga memastikan seluruh aspek pendukung pelayanan kesehatan siap sebelum rumah sakit tersebut resmi beroperasi.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengungkapkan bahwa dirinya masih terus melakukan peninjauan ke RSUD Tanjung Redeb. Setiap dua minggu sekali dirinya secara langsung memastikan fasilitas rumah sakit sesuai dengan regulasi yang ada untuk siap beroperasi kedepannya.

Disampaikannya, beberapa cacatan penting yang akan dilakukan perbaikan telah himpun untuk ditindaklanjuti sebagai proses pembenahan untuk mencapai target yang diinginkan sebelum beroperasi.

Kemudian, ia mengungkapkan, dalam setiap kunjungannya dirinya melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bangunan, mulai dari lantai dasar hingga lantai paling atas. Berbagai pekerjaan tambahan maupun penyempurnaan fasilitas turut menjadi fokus pengawasan.

“Setiap dua minggu sekali saya ke lokasi, untuk melihat pekerjaan yang dilakukan penambahan atau perbaikan. Saya monitor langsung,” ungkapnya.

Menurutnya, pengawasan terhadap proyek strategis sektor kesehatan tersebut tidak pernah berhenti meskipun tidak selalu dipublikasikan kepada masyarakat.

Ia menegaskan kunjungan lapangan tetap dilakukan secara berkala sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan kualitas pembangunan rumah sakit. “Saya terus melakukan pengecekan dan memang teman teman media tidak saya ajak, namun tetap saya pantau pekerjaan rumah sakit baru tersebut,” jelasnya.

Selain memastikan kesiapan bangunan utama, pemerintah daerah juga terus melakukan penataan kawasan pendukung di lingkungan rumah sakit.

Beberapa pekerjaan yang telah dilakukan antara lain penghijauan melalui penanaman pohon serta pembangunan dinding penguat guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan area rumah sakit.

Namun demikian, Sri menegaskan bahwa kesiapan operasional rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh selesainya pembangunan fisik. Berbagai kebutuhan administrasi dan teknis juga terus dipersiapkan secara paralel agar pelayanan kesehatan dapat langsung berjalan optimal ketika rumah sakit mulai difungsikan.

Pemerintah Kabupaten Berau saat ini terus mengoordinasikan pengurusan perizinan, pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia kesehatan, penyediaan sarana penunjang, hingga berbagai persyaratan administratif lainnya yang menjadi syarat operasional rumah sakit.

Menurut Sri, langkah tersebut penting dilakukan agar rumah sakit baru tidak hanya berdiri megah secara fisik, tetapi juga memiliki kesiapan layanan yang memenuhi standar kesehatan dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Sambil menunggu proses pengurusan berbagai persiapan lainnya, kami terus melakukan pembenahan dan pengecekan di lapangan. Jadi ketika seluruh persyaratan sudah terpenuhi, rumah sakit ini benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya. (adv)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER