Akses Menuju IKN Saat Iduladha Tetap Bisa Lewat Jalur Alternatif

NUSANTARA – Jalan Tol Balikpapan–Pulau Balang–Ibu Kota Nusantara dipastikan tidak dibuka secara fungsional selama momentum Iduladha 1447 Hijriah.

Berbeda saat libur Natal, Tahun Baru, dan Idulfitri lalu, masyarakat yang hendak menuju kawasan IKN pada Iduladha tahun ini masih harus menggunakan jalur alternatif melalui Kilometer 38 atau penyeberangan ferry Balikpapan–Penajam.

Kepastian tersebut tertuang dalam surat resmi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur tertanggal 22 Mei 2026 sebagai tindak lanjut permohonan dukungan pembukaan tol dari Otorita Ibu Kota Nusantara.

Dalam surat itu dijelaskan, ruas tol Balikpapan–IKN masih berada dalam tahap konstruksi dan ditargetkan mencapai Provisional Hand Over (PHO) pada akhir Desember 2026.

Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Hardiana mengatakan keputusan tidak membuka tol dilakukan demi faktor keselamatan pengguna jalan.

“Iya, masih banyak aktivitas proyek di dalam tol. Kami menjaga keamanan dan keselamatan pengguna tol,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).

Saat ini sejumlah pekerjaan konstruksi masih berlangsung di jalur utama tol. Aktivitas mobilisasi alat berat, kendaraan proyek, hingga pengangkutan material juga masih cukup padat.

Kondisi tersebut dinilai berisiko apabila tol dibuka untuk kendaraan umum selama masa libur Iduladha.

Selain pekerjaan fisik, sejumlah fasilitas pendukung operasional juga disebut belum sepenuhnya siap, mulai dari gerbang tol, kendaraan patroli, ambulans, hingga personel operasional lapangan.

Karena itu, BBPJN Kaltim memutuskan pembukaan fungsional Jalan Tol Balikpapan–IKN belum dapat dilakukan pada momentum libur kali ini.

Meski demikian, akses menuju kawasan IKN tetap dapat ditempuh melalui jalur darat Kilometer 38 yang saat ini kondisinya disebut cukup baik dan mulus dilalui kendaraan.

Alternatif lain juga tersedia melalui jalur penyeberangan ferry dari Balikpapan menuju Penajam.

Salah seorang warga Balikpapan, Hariyanto, mengaku memahami keputusan pemerintah yang belum membuka tol tersebut karena proyek masih berjalan.

“Ya memang kan belum kelar semua proyeknya. Kita harus maklumi. Toh bukan satu-satunya akses. Lewat kilo 38 juga bisa dan jalannya bagus. Kalau sudah selesai pasti nanti dibuka umum,” ujarnya.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER