Harga-harga Mulai Naik Jelang Lebaran, TPID Bakal Gelar Operasi Pasar

TANJUNG SELOR –  Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Kilat memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bulungan, dalam rangka pengendalian inflasi (kenaikan harga-harga) menjelang Hari Raya Idulfitri.

HLM berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kantor Bupati Bulungan dihadiri unsur Forkopimda, TPID, serta perwakilan dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik, yang turut memberikan paparan terkait perkembangan inflasi di daerah.

Dalam paparan yang disampaikan, kondisi rata-rata harga mingguan di Pasar Induk pada Maret, menunjukkan adanya kenaikan pada beberapa komoditas.

“Di antaranya beras naik 0,1 persen, daging ayam 5,37 persen, telur ayam ras 3,17 persen, minyak goreng 0,3 persen, cabai merah 1,87 persen, cabai rawit 14,89 persen, ikan bandeng 15,15 persen, serta daging sapi 12,87 persen,” ucap Kilat.

Kenaikan tersebut dipengaruhi meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Pemkab Bulungan, kata dia bersama TPID menyusun sejumlah langkah strategis guna menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga.

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan pemantauan rutin terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok di pasar, menggelar operasi pasar dan pasar murah,” bebernya.

Hal ini dilakukan guna memperkuat koordinasi dengan distributor serta pelaku usaha, guna menjaga kelancaran distribusi, serta memastikan ketersediaan stok pangan menjelang hari besar keagamaan.

Selain itu, TPID juga akan meningkatkan koordinasi lintas instansi untuk memantau potensi gangguan distribusi, mempercepat arus pasokan bahan pangan dari daerah penghasil, serta mendorong pemanfaatan produk lokal sebagai upaya menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan di pasar.

Dalam sambutannya, wabup menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri yang biasanya diikuti peningkatan konsumsi masyarakat.

Ia mengingatkan agar seluruh instansi terkait, terus melakukan langkah antisipatif dan responsif terhadap dinamika harga di lapangan.

“Saya juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas harga serta tidak melakukan praktik penimbunan barang yang dapat memicu kenaikan harga di pasaran. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan inflasi di Kabupaten Bulungan tetap terkendali dan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik,” pungkasnya. (*)

Penulis: Martinus
Editor: Yusva Alam

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER