TARAKAN – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan mengintensifkan pengawasan peredaran pangan dan kosmetik menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya aktivitas distribusi dan konsumsi produk di masyarakat.
Kepala BPOM Tarakan, Iswadi, mengatakan pengawasan dilakukan secara rutin namun diperketat menjelang momen besar seperti Nataru untuk memastikan keamanan pangan yang beredar dan dikonsumsi masyarakat.
“Pengawasan ini kami lakukan untuk menjamin produk pangan yang beredar aman, bermutu, dan layak konsumsi,” ujar Iswadi saat ditemui, Jumat (19/12/2025).
Sebagai balai yang membawahi wilayah Kalimantan Utara, BPOM Tarakan melakukan pengawasan di Kota Tarakan, Kabupaten Bulungan, Tana Tidung, Malinau, hingga Nunukan. Pengawasan mencakup seluruh rantai pangan, mulai dari bahan baku, proses produksi, distribusi, hingga pangan dikonsumsi masyarakat.
Fokus Pangan Olahan Terkemas
Dalam pengawasan menjelang Nataru, BPOM memfokuskan pemeriksaan pada pangan olahan terkemas. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain kesesuaian tanggal kedaluwarsa, kondisi kemasan, serta keberadaan nomor izin edar (NIE).
“Kemasan itu berfungsi melindungi isi. Kalau kemasan sudah rusak, penyok, atau berkarat, maka mutu dan keamanannya patut diragukan,” tegas Iswadi. (apc/and)
Reporter: Ade Prasetia
Editor: Andhika


