TARAKAN — Pelabuhan Tengkayu I Tarakan menyiagakan posko terpadu selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Posko tersebut akan beroperasi mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 sebagai pusat koordinasi pengawasan keselamatan dan pelayanan penumpang angkutan laut.
Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasarana Keselamatan Angkutan Perairan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan, Widya Ayu Saraswati, mengatakan posko terpadu merupakan agenda rutin tahunan. Hal ini mengingat Pelabuhan Tengkayu I menjadi salah satu pintu utama mobilitas masyarakat Kalimantan Utara melalui jalur perairan.
“Posko terpadu ini berfungsi sebagai pusat data terintegrasi, pemantauan arus penumpang keberangkatan dan kedatangan, serta pengawasan keselamatan pelayaran selama periode Nataru,” ujarnya, Jumat (12/12/2025).
Dalam operasionalnya, posko terpadu akan melibatkan sejumlah instansi terkait, antara lain Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polri, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), PT Jasa Raharja, serta unsur Distrik Navigasi.
Seluruh petugas gabungan tersebut akan bersiaga untuk mengantisipasi potensi gangguan keselamatan, kondisi darurat, maupun kejadian kecelakaan di wilayah pelabuhan dan perairan sekitarnya.
Selain fungsi pengawasan, posko terpadu juga menjadi sarana koordinasi cepat lintas instansi apabila terjadi keadaan darurat. Data pergerakan penumpang dan armada kapal akan dipantau dan dilaporkan secara berkala selama masa operasional posko.
Widya menambahkan, hingga saat ini arus penumpang di Pelabuhan Tengkayu I masih terpantau normal dan bersifat fluktuatif. Lonjakan penumpang diperkirakan terjadi seiring dimulainya libur sekolah dan mendekati puncak perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Untuk sementara jumlah penumpang masih dalam kondisi normal. Peningkatan biasanya terlihat menjelang puncak libur,” katanya.
Dengan penyiagaan posko terpadu, pihak pelabuhan berharap penyelenggaraan angkutan laut selama libur Nataru dapat berjalan aman, tertib, dan lancar bagi seluruh pengguna jasa.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


