TARAKAN — Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE). Kegiatan pendataan skala nasional ini akan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026, dan mengusung metode pendataan menyeluruh atau sensus, bukan sampel.
Kepala BPS Tarakan, Umar Riyadi, menjelaskan bahwa SE ini berbeda dari survei ekonomi pada umumnya. Sensus dilakukan untuk mencatat seluruh aktivitas ekonomi, termasuk usaha rumahan dan pelaku usaha yang bergerak secara digital.
Menurutnya, kualitas sensus sangat ditentukan oleh coverage atau cakupan pendataan. Karena itu, BPS memilih metode door-to-door agar tidak ada kegiatan usaha yang terlewat, termasuk usaha kecil yang beroperasi dari rumah dan bisnis yang beraktivitas melalui marketplace.
“Banyak usaha tidak kasat mata. Mainnya di marketplace dan dari luar tidak terlihat sebagai unit usaha. Karena itu pendataan dilakukan door-to-door agar semuanya terjangkau,” jelasnya, Rabu (10/12/2025).
Untuk memastikan pendataan berjalan optimal, BPS Tarakan akan menambah jumlah petugas lapangan. Tahun ini, lebih dari 200 petugas sensus akan dikerahkan di Kota Tarakan. Sementara di tingkat provinsi Kalimantan Utara, total petugas mencapai lebih dari 400 orang.
Penempatan petugas nantinya akan menyesuaikan konsentrasi kegiatan ekonomi di tiap wilayah. Daerah dengan jumlah pelaku usaha lebih banyak atau dekat pusat aktivitas perdagangan akan mendapatkan alokasi petugas lebih besar.
BPS juga telah berkoordinasi dengan Wali Kota Tarakan, Khairul untuk mendukung kelancaran sensus. Surat edaran terkait SE 2025 telah diterbitkan dan disebarluaskan sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi penolakan saat petugas mendatangi rumah warga, terutama di lingkungan yang berpagar atau memiliki hewan peliharaan.
Umar menegaskan, bahwa Sensus Ekonomi bertujuan menghasilkan data lengkap mengenai struktur ekonomi nasional, yang kemudian menjadi dasar perumusan kebijakan pemerintah. “Namanya sensus berarti semua. Tidak ada sampel. Semua usaha akan didata,” tegasnya.
Dengan persiapan yang telah dilakukan sejak jauh hari dan kolaborasi lintas lembaga, BPS optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi di Tarakan dapat berjalan lancar dan memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi ekonomi daerah.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


