TARAKAN — Menjelang masa puncak perjalanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, UPTD Pelabuhan Tengkayu I memastikan layanan bus antar-jemput penumpang kembali beroperasi. Kehadiran bus ini diharapkan dapat memperlancar akses pergerakan penumpang, dari area parkir menuju dermaga, terutama saat kepadatan meningkat.
Kasi Sarana dan Prasarana Keselamatan Angkutan Perairan UPT Pelabuhan Tengkayu Satu, Widya Ayu Saraswati, mengatakan bus sempat dihentikan sementara karena menjalani perawatan dan pemeriksaan komponen. Menurutnya, langkah itu diambil karena faktor keselamatan tidak bisa ditawar.
“Bus kemarin kami nonaktifkan karena ada bagian yang perlu dicek lebih detail. Sekarang sudah kembali siap beroperasi menyambut arus Nataru,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).
Dengan kembali berfungsinya armada bus, penumpang kini tidak perlu lagi berjalan kaki dari area drop zone menuju terminal keberangkatan, terutama saat membawa banyak barang. Widya menyebut layanan ini menjadi fasilitas yang cukup membantu ketika arus liburan meningkat tajam.
Di sisi lain, pihak pelabuhan juga tetap menata area parkir agar tidak menimbulkan kemacetan di jalur masuk. Drop zone dipertahankan sebagai kantong parkir utama, sementara penyesuaian jumlah loket pembayaran parkir akan dilakukan secara situasional.
“Kami lihat dulu volumenya. Jika memang jumlah kendaraan melonjak, penambahan loket bisa dipertimbangkan. Yang penting arus tetap tertib,” jelasnya.
Widya menambahkan, perbaikan fasilitas akses seperti bus dan rekayasa parkir menjadi bagian dari upaya pelabuhan memastikan kenyamanan pengguna jasa. Apalagi Pelabuhan Tengkayu Satu menjadi pintu mobilitas utama masyarakat yang akan bepergian ke Malinau, Nunukan, hingga wilayah perbatasan.
“Harapan kami, dengan layanan yang kembali optimal, perjalanan masyarakat selama Nataru bisa lebih lancar, nyaman, dan aman,” tutupnya.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


