Dewan Uji 14 Calon Komisioner KPID Kaltara Pekan Depan

TARAKAN — DPRD Kalimantan Utara bersiap menguji 14 calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kaltara, dalam fit and proper test yang digelar pekan depan, tepatnya pada 15–16 Desember 2025. Uji kelayakan dan kepatutan ini menjadi tahap terakhir sebelum tujuh komisioner baru resmi ditetapkan.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kaltara, Herman, mengatakan seluruh tahapan dilakukan secara profesional dan transparan. Fit and proper test nanti akan dipimpin enam anggota DPRD dari komisi terkait yang akan mendalami kapasitas setiap kandidat.

“Setiap calon akan diuji satu per satu, mulai dari kemampuan dasar, pemahaman regulasi penyiaran, sampai gagasan dan rencana kerja mereka jika terpilih,” jelas Herman, Jumat (5/12/2025).

Dia menegaskan, bahwa 14 nama yang masuk tahap akhir merupakan hasil seleksi ketat dari tim seleksi (timsel). Mereka sebelumnya telah melewati serangkaian tahapan, mulai dari seleksi administrasi, CAT, tes kesehatan, hingga psikotes.

“Isu titipan itu tidak memungkinkan, karena mekanismenya berlapis. Semua yang masuk sudah memenuhi kriteria awal timsel,” tegasnya.

Herman juga memastikan, DPRD terbuka terhadap laporan masyarakat terkait rekam jejak calon. Namun prosesnya harus mengikuti mekanisme resmi.

“Jika ada laporan, kami verifikasi dulu. Kami cek kebenaran, minta klarifikasi. Kalau terbukti, calon bisa langsung gugur. Tapi penggantinya tidak bisa asal tunjuk dan tetap harus melalui timsel,” katanya.

Menurut Herman, komisioner KPID Kaltara harus memiliki kemampuan khusus karena provinsi ini menghadapi tantangan penyiaran yang tidak ditemui di daerah lain, terutama akses masyarakat terhadap siaran negara tetangga.

“KPID bukan hanya soal pengawasan. Mereka juga harus memperkuat literasi media masyarakat, dan memastikan tidak ada konten asing atau informasi tidak valid yang masuk bebas. Ini penting di wilayah perbatasan seperti Kaltara,” ujarnya.

DPRD juga telah mempelajari sejumlah pola seleksi KPID di provinsi lain seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta sebagai rujukan untuk meningkatkan kualitas proses.

Fit and proper test pada 15–16 Desember akan menjadi penentu tujuh komisioner baru KPID Kaltara. Setelah seluruh sesi uji selesai, DPRD akan menggelar rapat internal untuk menetapkan nama-nama yang lolos.

DPRD menargetkan daftar komisioner terpilih dapat diumumkan sebelum akhir 2025, sehingga KPID Kaltara periode baru dapat segera bekerja efektif pada awal 2026.

Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER