TANJUNG SELOR – Desa Jelarai Selor memasuki usia ke-65 pada tahun 2025. Pada momentum tersebut, Camat Tanjung Selor, H. Eros Sunarmin, mewakili Bupati Bulungan Syarwani, menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang selama ini berperan dalam memajukan desa.
Peringatan Hari Jadi Desa Jelarai Selor diperingati setiap 29 September. Eros mengatakan, perjalanan panjang desa ini tidak lepas dari peran aktif pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta warga yang selama ini menjaga kebersamaan, stabilitas keamanan, dan suasana sosial yang harmonis.
“Sebagai pintu gerbang kota, Desa Jelarai Selor memiliki peran yang sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan wilayah Tanjung Selor secara keseluruhan,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).
Menurutnya, keberadaan Jelarai Selor menjadi wajah awal yang dilihat masyarakat dan pendatang saat memasuki pusat pemerintahan Kabupaten Bulungan.
Eros menambahkan, desa ini menyimpan potensi besar untuk terus berkembang, baik dari aspek ekonomi, sosial, maupun budaya. Oleh karena itu, ia berharap momentum hari jadi ini menjadi pemicu untuk memperkuat pembangunan desa yang berorientasi pada masyarakat.
Ke depan, katanya, penguatan ekonomi lokal perlu menjadi perhatian utama, terutama pemberdayaan pelaku UMKM, peningkatan aktivitas perdagangan lokal, serta potensi sektor jasa yang terus tumbuh seiring meningkatnya mobilitas masyarakat. “Pembangunan ekonomi berbasis masyarakat harus terus didorong agar warga dapat merasakan langsung manfaatnya,” tegasnya.
Selain itu, peningkatan kualitas infrastruktur juga dinilai penting untuk mendukung kenyamanan dan produktivitas warga. Infrastruktur seperti jalan lingkungan, drainase, fasilitas umum, serta penataan ruang wilayah diharapkan terus dibenahi untuk mendukung pertumbuhan wilayah yang lebih tertata.
Pada aspek sosial dan budaya, Eros mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai lokal sebagai identitas desa. Menurutnya, kekayaan budaya yang dimiliki Jelarai Selor harus terus dilestarikan agar menjadi pembeda sekaligus kebanggaan bagi masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa partisipasi masyarakat merupakan kunci keberhasilan pembangunan. “Majunya sebuah desa tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi oleh komitmen seluruh warganya,” ujarnya.
Eros berharap, di usia yang ke-65 ini, seluruh unsur desa mulai dari pemerintah desa, lembaga adat, organisasi kemasyarakatan hingga generasi muda dapat terus meningkatkan kolaborasi demi mewujudkan Jelarai Selor sebagai desa yang aman, nyaman, produktif, dan menjadi contoh pembangunan berbasis partisipatif di Kabupaten Bulungan.
“Semoga semangat kebersamaan yang sudah terjalin selama ini terus menguat dan menjadi modal utama pembangunan ke depannya,” tutupnya. (tin/and)
Reporter: Martinus
Editor: Andhika


