TANJUNG SELOR – Era kemajuan teknologi seperti saat ini, dan ancaman kekerasan terhadap perempuan tidak hanya terjadi di dunia nyata secara fisik, tapi juga sudah merambah ke dunia maya melalui sejumlah platfrom digital.
Bupati Bulungan, Syarwani menyampaikan hal itu saat membuka Talkshow Keperempuanan yang diselenggarakan Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Utara, belum lama ini.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dilaksanakannya talkshow yang mengusung tema ‘Perempuan Aman, Lingkungan Sehat’ dalam momentum Hari Lahir PMII ke-58 tahun 2025. Disebutkan, perempuan juga akan menjadi seorang ibu yang harus dihormati, dibanggakan serta dilindungi,” ungkap Syarwani.
Diterangkan, keamanan untuk perempuan dan lingkungan yang sehat itu sangat penting. Masalah penyalahgunaan dan peredaran narkoba sekarang ini tidak hanya terjadi pada kaum laki-laki, tapi sudah menyentuh pula perempuan. Kemudian konten-konten yang ada di dunia maya yang mudah diakses melalui gawai juga tidak semua memberikan manfaat positif.
Disebutkan, beberapa kasus perundungan secara fisik terhadap remaja perempuan, bisa berawal atau terinspirasi dari perundungan di media online.
“Talkshow ini saya harap dapat membicarakan realitas ini, bagaimana kita melakukan langkah-langkah antisipasi terkait ancaman dari kemajuan teknologi sekarang,” pesan Syarwani.
Bupati mengajak semua pihak, membangun kesadaran memilah serta memilih konten di dunia maya, sebagai bagian dari menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan. Dikatakan, lewat kegiatan itu pula diharapkan ada manfaat bagi peserta yang mengikuti kegiatan itu dari awal hingga selesai, serta mendorong aksi nyata dalam mengawal serta memastikan ruang aman bagi perempuan dan anak.
Penulis: Martinus
Editor: Yusva Alam


