TARAKAN – Operasional bus pengangkut penumpang dari area parkir menuju dermaga di Pelabuhan Tengkayu I resmi dihentikan mulai hari ini, Senin (24/11/2025). Kebijakan ini diambil UPTD Pelabuhan Tengkayu I setelah pengecekan teknis menunjukkan kondisi dua unit bus tidak lagi layak digunakan.
Selain faktor keselamatan, langkah ini juga dimaksudkan untuk mendorong masyarakat lebih aktif berjalan kaki.
Kepala UPTD Pelabuhan Tengkayu I, Roswan, mengatakan penghentian ini bersifat sementara. Namun, pihaknya belum dapat memastikan kapan layanan bus akan kembali beroperasi.
“Operasional bus kami hentikan mulai hari ini, karena hasil pengecekan menunjukkan dua unit sudah tidak bisa difungsikan. Untuk sementara kami utamakan keselamatan, apalagi menjelang Nataru,” ujar Roswan.
Ia menjelaskan, selain pertimbangan keselamatan, keputusan ini juga diambil untuk mencegah kerusakan komponen yang lebih parah. Biaya perbaikan yang cukup besar dan keterbatasan anggaran akhir tahun menjadi faktor tambahan. Pemeriksaan sebelumnya, termasuk ramp check dari kepolisian, turut memperkuat keputusan penghentian layanan.
Dengan berhentinya bus, seluruh penumpang dialihkan untuk berjalan kaki menuju dermaga. Roswan mengimbau kepada para penumpang, jika barang bawaan banyak hendaknya menggunakan mobil pickup melewati pintu pos 2.
Untuk menghindari penumpang tertinggal speedboat, agen-agen tiket telah diimbau agar tidak melayani pembelian tiket yang terlalu mepet dengan waktu keberangkatan.
Petugas UPTD juga ditempatkan di area depan, untuk membantu sosialisasi sekaligus memastikan penumpang tidak kebingungan, terutama pada hari-hari awal penerapan skema baru ini.
Roswan menegaskan, kebijakan ini bukan sekadar langkah darurat, tetapi bagian dari proses adaptasi menuju pola pelayanan baru. Pihaknya merencanakan pembangunan terminal baru yang lokasinya lebih dekat ke dermaga, sehingga pola pergerakan penumpang ke depan memang tidak lagi mengandalkan bus pengangkut.
“Selama bus tidak beroperasi, penumpang diarahkan langsung berjalan kaki menuju dermaga. Ini sekaligus penyesuaian menuju rencana terminal baru yang nantinya memang tidak lagi menggunakan bus pengangkut,” jelasnya.
Menurut Roswan, terminal lama sudah tidak layak dan tidak lagi efektif untuk menunjang pelayanan. Terminal baru dirancang lebih memanjang ke arah dermaga, sehingga memudahkan alur perjalanan penumpang mulai dari parkir, pembelian tiket, hingga keberangkatan.
Meski pembangunan terminal baru diperkirakan memerlukan waktu cukup lama, penataan sementara ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keselamatan layanan penumpang di Pelabuhan Tengkayu I.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


